54 Kali Karhutla Terjadi di Lubuklinggau, 22 Hektare Lahan Terbakar
54 Kali Karhutla Terjadi di Lubuklinggau, 22 Hektare Lahan Terbakar-Foto:Dokumen Palpos-
LUBUKLINGGAU, PALPOS.CO – Sejak memasuki puncak kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, terus bertambah.
Hingga Selasa (15/9/2026), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar PB) Lubuklinggau mencatat sedikitnya 54 kejadian karhutla dengan total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 20 hingga 22 hektare.
Wilayah Kecamatan Lubuklinggau Utara I menjadi kawasan yang paling banyak terdampak. Luas lahan di kawasan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat kejadian karhutla lebih dominan dibandingkan wilayah lain.
Kabid Penanggulangan Bencana Damkar PB Lubuklinggau, Suryo, mengatakan sebagian besar kebakaran terjadi di lahan kering, terutama di sekitar pinggir jalan.
BACA JUGA:Kepengurusan IKM Lubuklinggau Dikukuhkan, Tiga Program Besar Jadi Prioritas hingga 2031
BACA JUGA:Kurir Ekstasi 3,26 Gram Ditangkap, Polisi Buru Bandar Berinisial RA
Dari kondisi tersebut, pihaknya menduga puntung rokok menjadi salah satu pemicu kebakaran. Namun, dugaan tersebut masih berdasarkan kondisi di lapangan.
“Kalau lahan-lahan kering kebanyakan karena kejadian di pinggir jalan, tapi curiganya sih rokok. Karena kejadiannya di pinggir jalan. Ada juga yang jauh dari jalan,” kata Suryo, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, luas lahan yang terbakar dalam setiap kejadian bervariasi. Untuk kebakaran dengan titik api relatif kecil, luasan lahan yang terdampak rata-rata sekitar 0,1 hingga 0,2 hektare.
Namun, terdapat pula kejadian dengan luasan lebih besar, mulai dari 0,5 hingga 1 hektare. Sementara karhutla dengan titik api besar dapat menghanguskan sekitar 3 sampai 4 hektare lahan.
BACA JUGA:Seorang Pemuda di Lubuklinggau Ditemukan Tewas di Pinggir Rel Kereta Api
BACA JUGA:Api Melalap Puncak Bukit Sulap Lubuklinggau, Medan Curam Jadi Kendala Pemadaman
Salah satu kejadian dengan luasan cukup besar terjadi di kawasan belakang Terminal Petanang. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 3 hingga 4 hektare lahan.
“Kalau yang lain-lain rata-rata antara 0,1 hektare, 0,2 atau 0,5 dan ada juga 1 hektare,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




