Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Pertamina Drilling-PHE Latih 26 Profesional untuk Operasi Migas Laut Dalam

Pertamina Drilling-PHE Latih 26 Profesional untuk Operasi Migas Laut Dalam

Perkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) Pertamina Drilling dan PHE gelar Deepwater Drilling and Operation Training-Foto:Dokumen Palpos-

PALPOS.CO - Tantangan industri minyak dan gas bumi bergerak semakin kompleks seiring dengan meluasnya kegiatan eksplorasi dan produksi ke wilayah perairan yang lebih dalam.

Kondisi ini menuntut perusahaan tidak hanya mengandalkan perkembangan teknologi, tetapi juga memastikan sumber daya manusia memiliki kemampuan yang memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara aman dan efisien.

Kebutuhan itu mendorong PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berkolaborasi dengan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM), khususnya untuk menghadapi operasi pengeboran minyak dan gas bumi di wilayah laut dalam atau deepwater.

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan bertajuk Deepwater Drilling and Operation Training dengan tema “Equipping Drilling Professionals with the Essential Knowledge and Skills for Effective and Efficient Deepwater Operations”. Pelatihan berlangsung di Jakarta pada 14-18 September 2026.

BACA JUGA:AXIS Nation Cup 2026 Sumatra Selatan Berakhir, SMA Negeri 18 Palembang Juara Futsal Putra

BACA JUGA:Pertamina Drilling Borong 3 Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Avep Disasmita Raih GRC Leader

Sebanyak 26 peserta mengikuti program tersebut. Mereka berasal dari lingkungan Subholding Upstream Pertamina yang mencakup Regional 1 hingga Regional 5.

Para peserta terutama berasal dari fungsi pengeboran dan operasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kegiatan pengembangan sumur migas.

Latar belakang peserta cukup beragam. Mereka antara lain berasal dari posisi drilling engineer, well engineer, completion engineer, riser and subsea engineer, well operations superintendent hingga manajer proyek teknis.

Keragaman fungsi tersebut menjadi penting karena operasi pengeboran deepwater tidak hanya melibatkan satu disiplin pekerjaan.

BACA JUGA:Pertamina Sumbagsel Sajikan 1.000 Porsi Ayam Kecap di Hari Pelanggan Nasional

BACA JUGA:Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Dukung B50 dan Ketahanan Energi Nasional

Setiap keputusan di lapangan berkaitan dengan berbagai aspek teknis yang harus berjalan secara terpadu, mulai dari perencanaan sumur, pengeboran, penyelesaian sumur, sistem riser dan subsea, hingga pengelolaan operasi.

Pelatihan tersebut turut dihadiri Vice President Drilling & Well Intervention PHE Fata Yunus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait