Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Hadapi Ancaman Karhutla, PT BPP Terapkan Sistem Injeksi Air di Lahan Gambut

Hadapi Ancaman Karhutla, PT BPP Terapkan Sistem Injeksi Air di Lahan Gambut

PT Bumi Persada Permai (PT BPP) menerapkan sistem injeksi air untuk menjaga ketersediaan air. -Foto:Dokumen Palpos-

SEKAYU, PALPOS.CO – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau membuat pengelolaan air di kawasan gambut menjadi semakin penting.

Di Banyuasin, PT Bumi Persada Permai (PT BPP) menerapkan sistem injeksi air untuk menjaga ketersediaan air di sejumlah kawasan yang membutuhkan tambahan pasokan.

Sistem tersebut bekerja dengan memindahkan air dari lokasi yang memiliki cadangan menuju kawasan yang mulai mengalami kekurangan air.

Sumber air dapat berasal dari sungai, embung maupun sumber lain yang tersedia, kemudian dialirkan menggunakan pompa melalui jaringan yang ada di lapangan.

BACA JUGA:Gempuran Era Digital Makin Kuat, Wartawan Muba Didorong Semakin Kompeten

BACA JUGA:PT GPI Perkuat Kapasitas Petani Sawit Muba Lewat Penyuluhan Langsung di Kebun

Pengelolaan air menjadi salah satu bagian penting dalam pencegahan karhutla di lahan gambut.

Ketika memasuki periode kering, berkurangnya kandungan air dapat membuat gambut lebih rentan terbakar, termasuk memicu penjalaran api hingga ke lapisan bawah permukaan.

Expert Water Management PT BPP, Bowo Suratmanto, mengatakan menjaga kelembaban gambut menjadi salah satu langkah penting untuk. mengurangi risiko tersebut.

“Menjaga gambut tetap dalam kondisi lembab merupakan salah satu kunci dalam menekan risiko kebakaran.

BACA JUGA:Respons Kekeringan, Polsek Batanghari Leko Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih

BACA JUGA:Pemkab Muba Gelar Asesment Seleksi Terbuka Tiga JPT Pratama di Gedung Assessment Center Polda Sumsel

Selain mempertahankan tinggi muka air melalui infrastruktur tata air, diperlukan langkah tambahan ketika ketersediaan air mulai menurun,” ujar Bowo.

Menurut dia, sistem injeksi memungkinkan air dipindahkan secara bertahap dari satu zona ke zona lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait