Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Curi 40 Kg Getah Karet, Residivis Dibekuk Polisi

Curi 40 Kg Getah Karet, Residivis Dibekuk Polisi

DIAMANKAN : Pelaku pencurian getah karet milik warga diaman Tim Macan Putih Polsek Rambang.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Aksi pencurian 40 kilogram getah karet di Desa Kencana Mulia, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, akhirnya terungkap.

Polisi membekuk seorang pria yang diketahui merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat).

Tersangka berinisial SP (50), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Rambang, ditangkap Tim Macan Putih Unit Reskrim Polsek Rambang pada Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 22.15 WIB.

Kasus pencurian tersebut terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WIB di kebun karet milik korban AM (26), seorang petani warga Dusun III, Desa Kencana Mulia.

BACA JUGA:Adriansyah Mantapkan Diri Jadi Calon Ketua Golkar Muara Enim

BACA JUGA:Dorong Pelaku Usaha Patuh Laporkan LKPM Online

Saat itu, korban datang ke kebun sekitar pukul 06.30 WIB. Setibanya di lokasi, korban mendapati batok atau sayak karet miliknya dalam kondisi berserakan.

Merasa curiga, korban kemudian memeriksa getah karet atau jedolan yang berada di dalam batok. Dari pemeriksaan tersebut, korban mengetahui sekitar 40 kilogram getah karet miliknya telah hilang.

Korban kemudian pulang dan menceritakan kejadian tersebut kepada tetangganya.

Pada malam harinya, korban mendapat informasi bahwa seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian telah diamankan warga.

BACA JUGA:KPK Periksa 3 ASN BPK, Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

BACA JUGA:Perkuat Kompetensi ATLM Dukung Skrining Ginjal

Korban selanjutnya mendatangi Kantor Kepala Desa Kencana Mulia. Setelah dilakukan pengecekan, korban memastikan getah karet yang ditemukan merupakan miliknya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar 40 kilogram getah karet dengan nilai kurang lebih Rp760 ribu dan melaporkannya ke polisi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: