Rutan Baturaja Uji Screening Warga Binaan Cegah Penyebaran HIV
Rutan Baturaja Uji Screening Warga Binaan Cegah Penyebaran HIV-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), melakukan uji screening bagi ratusan warga binaan penghuni rutan setempat untuk mencegah penyebaran penyakit HIV di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja, Fitri Yady, Jumat (18/9) mengatakan bahwa uji skrining masal ini berfokus pada deteksi dini Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Dia menjelaskan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk pemenuhan hak dasar warga binaan agar mendapat akses pelayanan medis yang berkualitas selama menjalani masa pidana.
"Kami menyadari bahwa lingkungan pemasyarakatan memiliki risiko penularan HIV yang cukup signifikan," katanya.
BACA JUGA:Baznas OKU Buka Pendaftaran Beasiswa Cendekia 2026
Oleh karena itu, deteksi sejak dini menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas kesehatan lingkungan agar tetap kondusif, aman, dan bebas dari wabah penyakit yang membahayakan jiwa.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Rutan Baturaja tersebut diikuti sebanyak 150 orang warga binaan dari berbagai blok hunian.
Prosedur medis dilakukan dengan memanfaatkan perangkat rapid test khusus yang bekerja secara efektif dalam mendeteksi keberadaan antigen HIV melalui sampel darah warga binaan.
Pemilihan metode pemeriksaan ini dinilai sangat tepat karena mampu memberikan hasil yang akurat dalam waktu yang relatif singkat.
BACA JUGA:Kabut Asap Mulai Terlihat di Kota Baturaja, Diduga Berasal Dari Karhutla
BACA JUGA:Kapolres OKU Serahkan Bantuan Alat Pemadam Api X FIRE Kepada Personel Dan Bhabinkamtibmas
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Sekarjaya, seluruh sampel darah warga binaan yang diperiksa secara menyeluruh menunjukkan hasil negatif HIV.
"Jika pun ditemukan indikasi atau kasus positif, tim medis akan segera melakukan tindakan pengobatan melalui pemberian Antiretroviral (ARV) secara tepat," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




