Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Muara Enim Diguyur Hujan Setelah Kemarau Panjang

Muara Enim Diguyur Hujan Setelah Kemarau Panjang

TURUN HUJAN : Meski berlangsung singkat, masyarakat menyambut rasa syukur turunnya hujan.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Setelah dilanda kemarau panjang selama berbulan-bulan, Kabupaten MUARA ENIM akhirnya kembali diguyur hujan  Sabtu malam 19 September 2026.

Turunnya hujan yang telah lama dinantikan masyarakat ini disambut rasa syukur, meski di sejumlah wilayah hujan hanya berlangsung dalam waktu singkat.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Kabupaten Muara Enim menjadi salah satu wilayah yang berpotensi terdampak peringatan dini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada sore hingga malam hari.

Hujan kemudian dilaporkan turun di sejumlah wilayah Kabupaten Muara Enim dengan intensitas yang bervariasi, mulai dari sedang hingga lebat.

BACA JUGA:Satu Hektare Lahan Mineral di Patra Tani Terbakar

BACA JUGA:Dorong Pembinaan Kemandirian, Panen Raya 120 Kg Melon

Di Kecamatan Semende Darat Ulu, hujan dengan intensitas sedang terpantau turun sekitar pukul 18.00 WIB.

Sementara itu, hujan dengan intensitas cukup lebat mengguyur wilayah Kecamatan Tanjung Agung sekitar pukul 20.00 WIB dan berlangsung lebih dari satu jam.

Hujan juga turun di Kecamatan Lawang Kidul dengan intensitas sedang. Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Gunung Megang yang turut diguyur hujan meski dengan intensitas sedang.

Sementara di wilayah Kecamatan Muara Enim, hujan sempat turun sekitar pukul 20.10 WIB, namun hanya berlangsung sekitar lima menit. Hujan kembali mengguyur wilayah tersebut dengan intensitas lebat mulai pukul 23.10 WIB hingga sekitar pukul 00.15 WIB.

BACA JUGA:Golkar Muara Enim Optimistis Rebut Kursi Legislatif dan Eksekutif

BACA JUGA:Ekspansi Energi Hijau, PGE Lanjutkan Pengeboran Sumur Kedua

Turunnya hujan setelah kemarau panjang tersebut disambut sukacita oleh masyarakat.

Selain memberikan kesejukan, hujan juga dinilai membantu mengurangi debu dan asap yang selama beberapa waktu menjadi salah satu persoalan akibat kondisi kering.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: