Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Hujan Deras Mulai Guyur OKU, Warga Diminta Waspadai Banjir

Hujan Deras Mulai Guyur OKU, Warga Diminta Waspadai Banjir

Kepala BPBD OKU, Januar Effendi.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA – Hujan deras mulai mengguyur Kabupaten OKU, Minggu (20/9) malam. Kondisi ini tentu saja patut disyukuri karena sudah sejak beberapa bulan ini daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang itu dilanda kemarau.

Namun masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, karena diprediksi hujan masih akan mengguyur Kabupaten OKU beberapa hari ke depan.

Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer yang saat ini berkembang di wilayah Sumatera Selatan.

Berdasarkan hasil analisis cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II (Stamet SMB II) Palembang, terdapat daerah pertemuan angin atau konvergensi, terutama di wilayah Sumatera Selatan bagian selatan dan barat.

BACA JUGA:Fokus Sejahterakan Petani, Bupati OKU Pastikan Pembangunan Puluhan Irigasi Berjalan Tepat Sasaran

BACA JUGA:Polres OKU Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditangkap

Kondisi tersebut membuat massa udara berkumpul sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif.

“Dampaknya, peluang terjadinya hujan di sejumlah wilayah Sumatera Selatan menjadi lebih besar, ” ujar Kepala BPBD OKU, Januar Effendi melalui Manager Pusdalops BPBD OKU, Gunalfi usai koordinasi dengan BMKG, Senin (21/9).

Potensi hujan, kata dia,  juga dipengaruhi oleh penjalaran Gelombang Ekuator Rossby yang diprakirakan memasuki wilayah Sumatera Selatan dalam 1–3 hari ke depan.

Fenomena tersebut, ditambah kondisi kelembapan udara pada lapisan 850–700 milibar yang cukup basah, semakin mendukung terbentuknya awan konvektif yang dapat memicu hujan.

BACA JUGA:Disdik OKU Minta Sekolah Kurangi Aktivitas di Luar Kelas

BACA JUGA:Polres OKU Padamkan Karhutla di Jalinsum Desa Pusar

BMKG memperkirakan potensi hujan ringan hingga sedang masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan pada 21–24 September 2026.

“Untuk Kabupaten OKU, wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih berada di bagian selatan, khususnya Ulu Ogan, Muara Jaya dan Lengkiti, ” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: