Iklan Astra Motor

Terpapar Gas Beracun, Dua Buruh Tewas dalam Sumur

Terpapar Gas Beracun, Dua Buruh Tewas dalam Sumur

EVAKUASI : Petugas Damkar, Basarnas, dan Tim Rescue PT Bukit Asam melakukan evakuasi kedua korban yang terjebak dalam sumur dengan kedalaman 12 meter.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Diduga terpapar gas beracun, dua orang buruh meninggal dunia saat berada di dalam sumur sedalam sekitar 12 meter, di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sabtu 10 Oktober 2026.

Peristiwa tragis tersebut terjadi ketika keduanya hendak mencari sumber mata air dengan memasang pipa paralon di dalam sumur.

Kedua korban masing-masing Agustinus Ari Feriyanto (40), buruh asal Dusun II, Desa Sukamenang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, dan Heriyanto (42), buruh asal Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Dari informasi dihimpun, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 08.00 WIB.

BACA JUGA:Ratusan Atlet Ramaikan Fun Swimming Kapolres Cup

BACA JUGA:216 Calon Haji Masuk Tahap Verifikasi

Saat itu, Heriyanto yang merupakan mandor pembangunan rumah bermaksud melakukan penyuntikan sumur menggunakan pipa paralon karena persediaan air di dalam sumur masih sedikit.

Untuk melakukan pekerjaan tersebut, Heriyanto turun ke dasar sumur menggunakan tali dengan bantuan adik korban, Unyil, dan anaknya, Fajri, yang memegang tali dari atas.

Namun, setibanya di dasar sumur, Heriyanto tiba-tiba pingsan dan tidak sadarkan diri. Melihat kondisi tersebut, adik dan anak korban panik serta berteriak meminta pertolongan.

Mendengar teriakan itu, Agustinus berusaha membantu dengan ikut turun ke dalam sumur. Nahas, setelah sampai di dasar sumur dan hendak mengangkat Heriyanto, Agustinus juga ikut pingsan.

BACA JUGA:Muara Enim Dikepung Asap, Kualitas Udara Tidak Sehat

BACA JUGA:Pelaku Pembunuhan Remaja di Gelumbang Ditangkap di Bandung, Ternyata Motifnya Dipicu Masalah Ini

Melihat kedua korban tidak sadarkan diri, saksi kemudian menghubungi pemilik rumah bernama Munajat.

Setelah tiba di lokasi, Munajat meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan evakuasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: