Iklan Astra Motor

Kecelakaan Dua Kereta Api di Stasiun Talang Baru OKU, Lokomotif Terguling dan Awak Terluka

Kecelakaan Dua Kereta Api di Stasiun Talang Baru OKU, Lokomotif Terguling dan Awak Terluka

Dua kereta api milik PT KAI mengalami kecelakaan di Stasiun Talang Baru, Kecamatan Peninjauan, Kab OKU.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA - Kecelakaan kereta api terjadi di emplasemen Stasiun Talang Baru, Desa Talang Baru, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (15/10) dini hari.

Berdasarkan laporan awal, insiden yang melibatkan KA 4045 dan KA 4136 itu terjadi sekitar pukul 02.32 WIB di KM 272+5/7, jalur 1 emplasemen Stasiun Talang Baru.

Peristiwa tersebut terjadi ketika KA 4045 memasuki jalur 1 dan mengalami benturan keras dengan KA 4136 yang sedang berhenti di jalur tersebut.

Benturan mengakibatkan sejumlah lokomotif dan gerbong mengalami terguling maupun anjlok dari rel.

BACA JUGA:Polres OKU Ringkus 4 Pemuda Pelaku Pengeroyokan Anak di Bawah Umur di SPBU Bakung

BACA JUGA:Dinkes OKU Imbau Masyarakat Gunakan Masker Saat di Luar Rumah

Pada KA 4045, dua lokomotif dilaporkan terguling dan tiga gerbong anjlok. Sementara itu, pada KA 4136, satu lokomotif anjlok dan 12 gerbong dilaporkan terguling.

Akibat kejadian tersebut, awak KA 4045 dilaporkan mengalami luka. Masinis Cokro Waskito (37), warga Bandar Lampung, mengalami memar di bagian kepala.

Sementara itu, asisten masinis Ahmad Marjuki (23), yang berasal dari Jawa Tengah, mengalami luka robek di bagian kanan kepala.

Adapun awak KA 4136 terdiri dari masinis Hendri Okta Riandi (35), warga Palembang, Sumatera Selatan, dan asisten masinis Arya Nur Dika (23), yang berasal dari Jawa Timur. Keduanya tercatat sebagai karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

BACA JUGA:17 Sertifikat Aset Diserahkan, Pemkab OKU Perkuat Pengamanan Aset Daerah

BACA JUGA:PWI OKU Kecam Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan di Palembang

Informasi awal mengenai kecelakaan tersebut dilaporkan oleh personel Koramil 403-02/Peninjauan, yakni Sertu Padri selaku anggota piket dan Serka Anas Bahtiar selaku Bati Tuud.

Hingga berita ini disusun, penyebab kecelakaan, kondisi seluruh awak kereta, serta proses penanganan di lokasi masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak PT KAI dan instansi terkait.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait