Muatan Pasir Basah 6 Kubik Diduga Picu Jembatan Besi di Tanabang Ilir Roboh
Muatan Pasir Basah 6 Kubik Diduga Picu Jembatan Besi di Tanabang Ilir Roboh-Foto:Dokumen Palpos-
OGAN ILIR,PALPOS.CO – Kendaraan bermuatan berlebih diduga menjadi penyebab robohnya jembatan besi di Desa Tanabang Ilir, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten OGAN ILIR. Diketahui peristiwa itu terjadi Sabtu (17/10/2026).
Jembatan tersebut tidak mampu menahan beban dump truk bermuatan pasir basah sekitar enam kubik hingga lantai dan tiang jembatan patah, sementara truk terperosok ke bawah.
Kendaraan yang terlibat dalam kejadian itu merupakan dump truk berwarna merah dengan nomor polisi B 9287 JYT. Truk tersebut dikemudikan Riyan Meiliando warga Kelurahan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.
Berdasarkan keterangan Kapolsek Muara Kuang, Ipda Harry Setiawan, truk itu mengangkut pasir basah dari Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, menuju Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Material tersebut rencananya digunakan untuk proyek pengecoran jalan lintas tengah Prabumulih–OKU.
BACA JUGA:Ardani Sebut Pandangan Fraksi Jadi Masukan Penyempurnaan APBD Ogan Ilir 2027
BACA JUGA:Gudang Diduga Penampungan BBM Ilegal di Ogan Ilir Terbakar, Tiga Orang Alami Luka Bakar
"Saat melintasi jembatan besi di Desa Tanabang Ilir, struktur jembatan diduga tidak kuat menahan bobot kendaraan beserta muatannya.
Akibatnya, lantai dan tiang jembatan patah hingga menyebabkan truk terperosok dan akses penyeberangan terputus total,"ujar Kapolsek. Senin, 19/10
Diketahui, dump truk tersebut merupakan milik PT Bangka Cakra Karya (BCK), perusahaan yang berpusat di kawasan Sukabangun II, Palembang.
Peristiwa ini mengakibatkan jalur alternatif yang biasa digunakan masyarakat setempat tidak dapat dilalui.
BACA JUGA:Pengedar Sabu 106,99 Gram Diringkus di Tanjung Sejaro Ogan Ilir
BACA JUGA:Tiga Tersangka Narkoba Dilimpahkan ke Kejari Ogan Ilir
Harry Setiawan, mengatakan personel kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 14.00 WIB setelah pihaknya menerima laporan mengenai kejadian tersebut.
“Jembatan ini merupakan jalur alternatif wilayah transmigrasi yang menghubungkan Kabupaten Ogan Ilir dengan Kabupaten OKU Timur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

