Iklan Astra Motor

Guru TK Didorong Tingkatkan Kompetensi Dalam Mendidik Anak di Usia Emas

Guru TK Didorong Tingkatkan Kompetensi Dalam Mendidik Anak di Usia Emas

Suasana pertemuan guru TK se OKU. -Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO — Pendidikan anak usia dini menjadi perhatian Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). 

Para guru TK didorong tidak hanya memperkuat kebersamaan organisasi, tetapi juga terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam mendidik anak di usia emas. 

Ketua IGTKI-PGRI OKU, Liliya Efrita mengatakan, pertemuan rutin menjadi ruang bagi para guru untuk mempererat silaturahmi sekaligus bertukar informasi dan pengalaman.

Menurutnya, forum tersebut juga penting untuk mendorong peningkatan kompetensi, kedisiplinan serta tanggung jawab para anggota dalam menjalankan tugas sebagai pendidik anak usia dini.

BACA JUGA:Lakukan Pemetaan Potensi Konflik dan Ingatkan Calon Kades Jaga Kondusivitas

BACA JUGA:Hilang Sebulan, Lansia di OKU Ditemukan Tinggal Tengkorak

Liliya menilai peran guru TK memiliki tantangan tersendiri. Sebab, pada usia tersebut anak berada dalam fase penting pembentukan karakter dan perkembangan dasar yang akan memengaruhi proses pertumbuhan mereka di masa mendatang.

"Karena itu, guru dituntut terus belajar, kreatif dan mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak," tegasnya, Minggu (25/10).

"Jadilah guru TK yang profesional, kreatif, dan berhati tulus. Tugas kita berat karena kita mendidik anak di usia emas. Apa yang kita tanam hari ini, itulah yang akan dipetik bangsa ini 20 tahun yang akan datang," pesan Liliya.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda turut dibahas. Mulai dari kedisiplinan dan tanggung jawab anggota, administrasi kepala TK dan guru, hingga penguatan komunitas belajar serta kelompok kerja guru (KKG).

BACA JUGA:Hewan Buas Teror Petani Desa Banjar Sari, Diduga Tiga Ekor Beruang

BACA JUGA:Pemkab OKU Perkuat Pengarusutamaan Gender, Bidik Kembali Anugerah Parahita Ekapraya

Penguatan komunitas belajar dinilai penting sebagai wadah bagi para pendidik untuk saling berbagi praktik pembelajaran, pengalaman serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi dalam proses pendidikan anak usia dini.

Selain aspek pembelajaran, Liliya turut mengingatkan para guru mengenai pentingnya kesehatan, baik bagi pendidik maupun anak-anak di lingkungan sekolah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: