Iklan Astra Motor

Kemenkum Sumsel Matangkan Sistem Digital Magang dan Izin Penelitian

Kemenkum Sumsel Matangkan Sistem Digital Magang dan Izin Penelitian

Kemenkum Sumsel Matangkan Sistem Digital Magang dan Izin Penelitian-Foto:Dokumen Palpos-

PALEMBANG, PALPOS.CO – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mematangkan pengembangan platform digital untuk layanan penerimaan magang dan izin penelitian melalui rapat koordinasi teknis tim Teknologi Informasi (TI) dan pengelola kepegawaian (29/10).

Rapat ini dihadiri Koordinator Tim Kerja Sumber Daya Manusia (SDM), Tommy, jajaran Analis SDM Aparatur, Koordinator Tim Perencanaan dan Pelaporan, Dedy Zulian, serta tim fungsional Pranata Komputer dan pengelola sistem informasi Kemenkum Sumsel.

Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan alur pengajuan, verifikasi dokumen, pemantauan status permohonan, hingga penerbitan surat penerimaan magang dan izin penelitian.

Melalui sistem berbasis web ini, pelajar, mahasiswa, dan peneliti diharapkan dapat mengakses layanan dengan lebih mudah tanpa harus berulang kali mengurus dokumen secara manual.

BACA JUGA:Penyesuaian Target Kinerja 2026, Posbankum Aktif Jadi Fokus Pembinaan Kemenkum Sumsel

BACA JUGA:DPW PPP se-Indonesia Sepakat Usulkan Penonaktifan Agus Suparmanto dan Taj Yasin, DPW Sumsel: Kita Satu Suara

Selain memudahkan pemohon, platform tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan internal, mulai dari pemantauan kuota magang di setiap divisi, pencatatan kehadiran dan evaluasi peserta, hingga pengarsipan laporan hasil penelitian secara terpusat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Budi Argap Situngkir, mendukung pengembangan sistem tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu diarahkan untuk menghadirkan layanan yang transparan, efisien, dan mudah diakses, khususnya bagi pelajar, mahasiswa, dan peneliti yang membutuhkan layanan magang maupun izin penelitian di lingkungan Kemenkum Sumsel.

Rapat koordinasi dilanjutkan dengan penyusunan target penyelesaian pengujian penerimaan pengguna (user acceptance testing) dan pengujian keamanan aplikasi sebelum sistem diluncurkan secara resmi.

BACA JUGA:Astra Motor Sumsel Salurkan Bantuan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla

BACA JUGA:Simpul Pangan Nusantara Himpun Pengetahuan Pangan Lokal Sumsel

Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan sekaligus mendukung tata kelola administrasi yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait