Muba Nihil Titik Api, Herman Deru Ingatkan Jangan Lengah: Pencegahan Karhutla Harus Diperkuat
Muba Nihil Titik Api, Herman Deru Ingatkan Jangan Lengah: Pencegahan Karhutla Harus Diperkuat-Foto:Dokumen Palpos-
MUSI BANYUASIN, PALPOS.CO – Kabupaten MUSI BANYUASIN (Muba) mencatat kondisi nihil titik api (fire spot) dan titik panas (hotspot) berdasarkan laporan yang diterima Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur saat meninjau Kantor Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) 1 Sumsel XV/Muba, didampingi Bupati Musi Banyuasin M. Toha Tohet, Rabu (28/10/2026).
Herman Deru mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas kondisi tersebut. Pasalnya, Muba merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tantangan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama beberapa bulan terakhir.
“Saya surprise sekali dengan Pak Bupati datang ke sini. Bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, beliau dengan tegas menyampaikan bahwa Muba hari ini zero fire spot dan hotspot,” ujar Herman Deru.
BACA JUGA:Gubernur Sumsel Resmikan Jalan Hauling Batu Bara PT MBJ Sepanjang 42 Kilometer di Musi Banyuasin
BACA JUGA:Perketat Disiplin Internal, Polres Muba Periksa Senpi Dinas dan Tes Urine Personel
Menurutnya, kondisi nihil titik api dan titik panas tersebut merupakan hasil kerja keras berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari pemerintah daerah, Manggala Agni, pemadam kebakaran, TNI-Polri, relawan, hingga masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap bekerja di lapangan meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk kritik dari masyarakat dan kondisi medan yang sulit dijangkau.
“Meski kritik dan caci maki kita dengar dan ditujukan kepada kita, itu tidak mengurangi semangat kita dan seluruh personel yang bekerja di lapangan. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah bekerja keras,” katanya.
Meski demikian, Herman Deru mengingatkan agar kondisi nihil titik api dan titik panas tidak membuat seluruh pihak lengah.
BACA JUGA:Santri Didorong Berkontribusi Menuju Indonesia Emas
BACA JUGA:Rawat Fasilitas Pengamanan, Lapas Sekayu Perkuat Upaya Pencegahan Gangguan Kamtib
Menurutnya, keberhasilan penanganan karhutla harus diikuti dengan langkah pencegahan yang konsisten agar kebakaran tidak kembali terjadi.
“Ini bukan akhir dari tugas kita. Bagaimana kita mencegah agar ke depan apa yang diberikan Sang Pencipta kepada kita dapat kita pelihara dengan baik, termasuk lahan gambut dan ekosistem di dalamnya, sehingga tidak terjadi kebakaran berulang,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

