Diduga Sarang Narkoba, Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok di Serigeni Lama
Jajaran Polsek Kayuagung dan Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok di Serigeni Lama.-Foto:Dokumen Palpos-
OKI, PALPOS.CO - Diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika, Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI) membongkar sembilan pondok di Desa Serigeni Lama, Kecamatan Kota Kayuagung, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan sejumlah peralatan isap sabu, timbangan digital, plastik klip, serta satu paket kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu.
Penggerebekan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB itu melibatkan personel Polres OKI, Polsek Kayuagung, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Kegiatan dipimpin Kapolsek Kayuagung, AKP Azwan SH MH, kemudian diperkuat Wakapolres OKI Kompol Hamsal SH MH bersama sejumlah pejabat utama dan personel Polres OKI.
BACA JUGA:Dua Dekade Bebas Karhutla, Restorasi Lahan Gambut di Sepucuk OKI Jadi Rujukan Nasional
BACA JUGA:BPGMN Uji Coba Tanaman Bambu dan Jelutung pada Ekosistem Gambut Kabupaten OKI
Penyisiran pertama dilakukan di Dusun I RT 04, tepatnya disekitar kawasan PDAM dan SD 01 Serigeni. Di lokasi tersebut, petugas menemukan dua pondok yang sudah tidak berpenghuni.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan alat isap sabu atau bong, timbangan digital, serta sejumlah plastik klip yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Kedua pondok tersebut kemudian dibongkar dan dimusnahkan. Namun, proses pembongkaran sempat mendapat penolakan dari sejumlah warga.
Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah Kapolsek Kayuagung bersama personel memberikan penjelasan kepada masyarakat.
BACA JUGA:Berawal dari Saling Sindir di TikTok, Berakhir Bentrokan 2 Desa di OKI dan Tewaskan 2 Orang
BACA JUGA:Kabar Baik Bagi ASN, Bupati OKU Siapkan Hunian Layak dan Strategis di Baturaja Timur
Berdasarkan pengembangan informasi dari warga, polisi kembali memperoleh laporan mengenai sejumlah lokasi lain yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkoba.
Kapolsek Kayuagung kemudian berkoordinasi dengan Wakapolres OKI guna meminta tambahan personel untuk mendukung penyisiran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

