Iklan Astra Motor

Kamera Bisa Maju Mundur, Tecno Phantom X2 Pro Tampil Beda dengan Lensa Potret Bermotor

Kamera Bisa Maju Mundur, Tecno Phantom X2 Pro Tampil Beda dengan Lensa Potret Bermotor

Kamera Bisa Maju Mundur, Tecno Phantom X2 Pro Tampil Beda dengan Lensa Potret Bermotor-Foto:Dokumen Palpos-

PALPOS.CO - Keunggulan kamera menjadi daya tarik utama Tecno Phantom X2 Pro. Smartphone flagship besutan Tecno ini menghadirkan inovasi yang tidak biasa, yakni kamera telefoto 50 megapiksel dengan lensa fisik yang bisa keluar-masuk bodi secara otomatis. 

Mekanismenya mirip lensa pada kamera mirrorless atau kamera saku, sehingga memberikan pengalaman fotografi yang berbeda dari smartphone pada umumnya.

Lensa teleskopik tersebut dirancang khusus untuk menghasilkan foto potret dengan efek bokeh alami. 

Ketika pengguna membuka mode Portrait pada aplikasi kamera, lensa akan bergerak maju dan menonjol sekitar 2,3 milimeter dari bodi belakang. 

BACA JUGA:Dari Yogyakarta hingga Solo XL Ultra 5G+ Hadirkan Internet Cepat dengan Pilihan Kuota Besar hingga Unlimited

BACA JUGA:IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Sebaliknya, ketika aplikasi kamera ditutup, lensa akan kembali masuk sehingga bagian belakang ponsel terlihat lebih rata.

Tidak hanya mengandalkan perangkat lunak atau kecerdasan buatan (AI), kamera Tecno Phantom X2 Pro memanfaatkan kemampuan optik untuk menghasilkan latar belakang yang kabur.

Dengan bukaan lensa f/1.49, efek bokeh terlihat lebih natural dan memberikan kesan fotografi profesional.

Tecno juga membekali mekanisme kamera tersebut dengan fitur keamanan. Sensor khusus dapat mendeteksi kondisi tertentu, seperti tekanan atau ketika perangkat terjatuh. 

BACA JUGA:Samsung Galaxy S26 FE: 6 Alasan Worth It Naik Kelas ke Galaxy S dari Kamera Flagship hingga 47 Fitur Galaxy AI

BACA JUGA:Harga itel A300+ di Indonesia Rp2,29 Juta, Bawa Layar Ganda dan Baterai 7.000 mAh

Dalam situasi berisiko, lensa akan otomatis ditarik masuk ke dalam bodi untuk membantu mengurangi kemungkinan kerusakan akibat benturan.

Namun, inovasi mekanis ini juga memiliki konsekuensi. Penggunaan komponen yang bergerak tentu memiliki potensi keausan seiring waktu. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait