Iklan Astra Motor

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Turun Langsung Sambangi Warga

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Turun Langsung Sambangi Warga

Anggota Bhabinkamtibnas di Polres OKU saat menyambangi warga agar tidak melakukan karhutla.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian jajaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU).

Upaya pencegahan dilakukan dengan turun langsung ke masyarakat melalui kegiatan sambang dan patroli dialogis di wilayah desa binaan, Sabtu (31/10). 

Bhabinkamtibmas menyambangi warga sekaligus menyampaikan imbauan agar tidak melakukan pembakaran hutan, lahan maupun semak belukar untuk membuka lahan pertanian ataupun kepentingan lainnya.

Langkah pencegahan ini menjadi penting karena kebakaran lahan tidak hanya berpotensi meluas dan merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan serta mengancam keselamatan masyarakat.

BACA JUGA:Bulog OKU Bentuk Tim Satgas Pengawasan Penyaluran SPHP

BACA JUGA:Jelang Pilkades Serentak 2026, Polres OKU Perkuat Pengamanan dan Deklarasi Damai

Petugas mengingatkan warga agar tidak menganggap pembakaran lahan sebagai cara praktis untuk membersihkan atau membuka areal.

Ketika api tidak terkendali, persoalan yang awalnya berada di satu bidang lahan dapat berkembang menjadi ancaman yang lebih luas.

Selain persoalan Karhutla, Bhabinkamtibmas turut menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Warga diajak meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan tidak membiarkan potensi gangguan keamanan berkembang tanpa laporan.

BACA JUGA:Debit Air Sungai Ogan Naik, Warga di DAS Diimbau Waspada

BACA JUGA:SMBR Mengajar Kenalkan Industri Semen Dan Beragam Profesi kepada Generasi Muda Di Sekolah

"Masyarakat juga didorong memperkuat gotong royong serta menjaga kerukunan antarwarga. Apabila menemukan potensi kebakaran maupun gangguan keamanan, warga diminta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian," kata Kapolres OKU, AKBP Helmy Tamaela, saat dikonfirmasi, Minggu (1/11).

Pendekatan langsung kepada masyarakat dinilai penting karena pencegahan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan penanganan setelah api muncul.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: