Perkuat Silaturahmi dan Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas
SULING : Polres Muara Enim melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Baitul Mukmin, Kelurahan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.-Foto:Dokumen Palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO - Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan semata-mata melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun kedekatan, merawat silaturahmi, serta mendengarkan langsung suara masyarakat.
Semangat inilah yang diwujudkan jajaran Polres Muara Enim melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Baitul Mukmin, Kelurahan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Minggu 1 November 2026.
Kegiatan yang diikuti Wakapolres Muara Enim Kompol Toni Arman, SH bersama personel Polres Muara Enim tersebut diawali dengan pelaksanaan Salat Subuh berjamaah bersama pengurus masjid, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Tidak sekadar hadir untuk beribadah, momentum selepas salat dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi dan komunikasi dua arah.
BACA JUGA:DPPPA Muara Enim Cegah Bullying Lewat Edukasi Sejak Dini
BACA JUGA:Keberangkatan Haji 2027, 216 CJH Muara Enim Masuk Tahap Verifikasi
Dalam suasana penuh keakraban, Wakapolres bersama personel berdialog langsung dengan jamaah, menyerap aspirasi, serta mendengarkan berbagai masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas Polres Muara Enim Kompol RTM Situmorang menyampaikan bahwa Subuh Keliling merupakan salah satu bentuk komitmen Polri untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui pendekatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna strategis dalam mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai informasi mengenai perkembangan situasi kamtibmas dapat diterima secara langsung sehingga potensi gangguan keamanan bisa dikenali dan diantisipasi sejak dini.
BACA JUGA:Tegaskan Komitmen Jaga Ekosistem Gambut
BACA JUGA:Safari Subuh Ruang Menyerap Aspirasi Warga
Kehadiran polisi di rumah ibadah juga menjadi wujud pendekatan humanis dalam membangun kepercayaan publik.
"Sebab, keamanan wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian, partisipasi, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


