Iklan Astra Motor

Wali Kota Prabumulih Larang Sekolah Gelar Study Tour dan Outing, Ini Alasannya

Wali Kota Prabumulih Larang Sekolah Gelar Study Tour dan Outing, Ini Alasannya

Wali Kota Prabumulih, H Arlan.-Foto:Dokumen Palpos-

PRABUMULIH, PALPOS.CO - Keselamatan peserta didik menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih.

Wali Kota Prabumulih, H Arlan, mengingatkan seluruh sekolah mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar tidak menggelar kegiatan study tour maupun outing atau perjalanan wisata bersama siswa ke luar sekolah.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai risiko yang berpotensi terjadi selama kegiatan di luar lingkungan sekolah.

Terlebih, saat ini kondisi cuaca memasuki musim hujan yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan selama perjalanan.

BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Endus Dugaan Kebocoran Obat di RSUD dan Puskesmas, Oknum Pegawai Bakal Dipanggil

BACA JUGA:Tak Hanya di Balik Meja, Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas

H Arlan menegaskan, pihaknya tidak ingin kegiatan yang seharusnya memberikan pengalaman dan hiburan kepada para siswa justru berakhir dengan kejadian yang membahayakan keselamatan anak-anak.

Menurutnya, perjalanan menggunakan kendaraan dalam kondisi cuaca yang tidak menentu harus menjadi pertimbangan serius pihak sekolah.

Hujan yang turun sewaktu-waktu dapat membuat kondisi jalan licin dan meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.

"Inikan musim hujan, takutnya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti kecelakaan," ungkap H Arlan.

BACA JUGA:Cak Arlan Sentil Kepala OPD Prabumulih! Jangan Cuma Bilang Siap, Program Harus Jalan dan Dilaporkan ke Pusat

BACA JUGA:Setahun Jadi Buronan, Pemuda Asal Cempaka OKU Timur Akhirnya Ditangkap Polisi di Prabumulih

Selain faktor cuaca dan keselamatan selama perjalanan, wali kota yang akrab disapa Cak Arlan itu juga menyoroti persoalan pengawasan terhadap siswa selama kegiatan berlangsung.

Dia menilai, mengawasi seluruh peserta didik ketika berada di luar lingkungan sekolah bukanlah perkara mudah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait