Wali Kota H Arlan Sentil Kades yang Jarang Hadir Rapat Bulanan, Peringatkan DPMD dan Inspektorat Segera Bertin
Wali kota Prabumulih, H Arlan-Foto:Dokumen Palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO - Wali Kota Prabumulih, H Arlan, menyoroti rendahnya kedisiplinan sejumlah kepala desa (kades) yang dinilai jarang menghadiri rapat koordinasi bulanan Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih.
Padahal, pertemuan rutin tersebut menjadi salah satu forum penting untuk membahas perkembangan pembangunan, mengevaluasi program kerja, sekaligus menyampaikan berbagai arahan kepada seluruh jajaran pemerintahan.
Persoalan ketidakhadiran sejumlah kepala desa itu secara khusus disampaikan H Arlan saat memimpin rapat bulanan Pemkot Prabumulih di Gedung Kesenian Rumah Dinas Wali Kota, Senin, 2 November 2026.
Dalam rapat yang digelar setiap minggu pertama setiap bulan tersebut, hadir seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala dinas dan badan, camat, lurah, serta pejabat eselon III di lingkungan Pemkot Prabumulih.
BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Larang Sekolah Gelar Study Tour dan Outing, Ini Alasannya
Namun, di tengah pembahasan berbagai program pemerintahan, H Arlan justru memberikan perhatian khusus terhadap tingkat kehadiran para kepala desa.
Menurutnya, masih ada sejumlah kades yang hampir selalu tidak terlihat dalam setiap rapat koordinasi yang diselenggarakan pemerintah kota.
Kondisi tersebut dinilai perlu segera dibenahi karena kepala desa merupakan bagian penting dari struktur pemerintahan yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing.
Karena itu, orang nomor satu di Kota Prabumulih tersebut secara tegas meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) bersama Inspektorat untuk meningkatkan pengawasan terhadap kedisiplinan kepala desa.
BACA JUGA:Tak Hanya di Balik Meja, Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas
"Kades ini setiap kali rapat, tolong Pak Kepala DPMD, Pak Inspektorat, jarang nian hadir Pak Kades ini, setiap kali kita rapat," tegas H Arlan di hadapan peserta rapat.
Suami Hj Linda Apriana itu menilai, rapat bulanan bukan sekadar agenda rutin atau kegiatan seremonial pemerintahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


