Kedepakan Edukasi, Ops Patuh Musi di OKU Dilaksanakan Secara Humanis
KBO Sat Lantas Polres OKU IPDA Edi Marosa membagikan brosur imbauan keselamatan berlaku lintas serta memberikan edukasi kepada pengendara.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Edukasi dan pendekatan humanis menjadi prioritas jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) dalam pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2026.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan yang berlangsung di Jalan Kemiling Simpang tiga Dinas Pendidikan OKU beberapa hari lalu.
“Kita sengaja memilih dilokasi tersebut, selain ramai, disana juga merupakan pintu masuk Kabupaten OKU,” kata KBO Sat Lantas Polres OKU IPDA Edi Marosa, saat dibincangi Jumat (6/11).
Dalam kegiatan itu, petugas memberikan edukasi dan imbauan secara langsung kepada para pengendara. Selain itu petugas juga membagikan brosur dan pamflet serta menempelkan stiker di kendaraan.
BACA JUGA:Kebakaran di Lengkiti OKU, Dua Rumah Ludes, Remaja 14 Tahun Alami Luka Bakar
BACA JUGA:Pilkades Sundan, Ronzili Raih Suara Terbanyak, Polsek Lengkiti Ajak Jaga Kerukunan Warga
Dalam imbauanya Sat lantas Polres OKU mengajak masyarakat lebih disiplin dalam berkendaran, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kelengkapan kendaraan dan dokumen berkendara.
“Operasi Patuh Musi 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran. Edukasi dan pendekatan humanis justru menjadi langkah utama untuk membangun kesadaran masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kepatuhan berlalu lintas perlu tumbuh dari pemahaman dan kesadaran diri, bukan hanya karena takut terhadap sanksi atau kehadiran petugas kepolisian.
“Kami lebih mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis kepada masyarakat. Harapannya, tumbuh kesadaran bersama bahwa tertib berlalu lintas merupakan kebutuhan untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
BACA JUGA:Agus Wijaya Menang Pilkades Sumber Bahagia, Raih 1.096 Suara
BACA JUGA:Tinjau Pilkades Serentak, Bupati OKU Pastikan Pemungutan Suara Berjalan Kondusif
Meski demikian, penindakan tetap dilakukan secara selektif terhadap pelanggaran yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan dan dapat berakibat fatal apabila dibiarkan.
Satlantas Polres OKU berharap, melalui pendekatan edukatif ini kesadaran masyarakat terhadap keselamatan serta ketertiban berlalu lintas semakin meningkat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


