Dewi juga mengatakan, hasil olahan para peserta diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga di Palembang, serta masyarakat luas.
BACA JUGA:APBD Palembang 2026, Fokus Peningkatan Kualitas Hidup Warga
BACA JUGA:Peringati Hari Ikan Nasional, Palembang Gaungkan Perangi Stunting Lewat Masakan Ikan
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong berkembangnya Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (POKLAHSAR) di Kota Palembang.
"Tampilkanlah karya terbaik Anda dan jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk berbagi kreativitas serta mempromosikan keunggulan produk perikanan lokal," pungkasnya.
Sementara Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang, Edwin Effendi mengatakan, Pemerintah Kota Palembang terus berupaya mendorong masyarakatnya untuk gemar mengonsumsi ikan melalui berbagai inovasi kuliner.
"Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang yang jatuh pada tanggal 21 November," ujarnya.
Kegiatan ini, sambung Edwin, merupakan bagian dari upaya ketahanan pangan dan peningkatan kesehatan ikan.
Fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan inovasi masakan ikan agar lebih menarik, terutama bagi anak-anak.
"Ini tujuannya agar anak-anak kita, agar masyarakat Kota Palembang umumnya, gemar makan ikan. Anak-anak memang makan ikan biasa, tapi mereka bosan. Jadi, perlu kreasi baru yang berguna untuk anak-anak kita," katanya.
Dalam kegiatan ini, peserta menyajikan berbagai olahan unik, seperti mi dari ikan-ikan, yang diharapkan dapat mengatasi kebosanan anak terhadap masakan ikan konvensional.
Selain untuk tumbuh kembang anak, ikan juga dipromosikan sebagai sumber protein dan kalsium yang sangat penting bagi lansia.
"Untuk lansia, karena juga mengandung protein, kalsium untuk masa tua, minimal ketahanan tulang," jelas Edwin. (*)