Pemekaran Wilayah Lampung: Wacana Pembentukan Kabupaten Seputih Barat Jadi Solusi Kebutuhan Masyarakat
Pemekaran Wilayah Lampung: Wacana Pembentukan Kabupaten Seputih Barat Jadi Solusi Kebutuhan Masyarakat.--Dokumen Palpos.id
PALPOS.CO - Pemekaran Wilayah Lampung: Wacana Pembentukan Kabupaten Seputih Barat Jadi Solusi Kebutuhan Masyarakat.
Wacana pemekaran wilayah Lampung kembali menjadi perhatian publik seiring munculnya usulan pembentukan Kabupaten Seputih Barat sebagai daerah otonomi baru (DOB) hasil pemekaran dari Kabupaten Lampung Tengah.
Kehadiran kabupaten baru hasil pemekaran wilayah Lampung ini dinilai sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih dekat, pemerataan pembangunan, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di wilayah barat Lampung Tengah.
Rencana pemekaran wilayah Lampung dengan pembentukan Kabupaten Seputih Barat diproyeksikan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Lampung: Kabupaten Seputih Timur Digadang Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Dengan luas wilayah sekitar 1.172 kilometer persegi dan jumlah penduduk diperkirakan mencapai 436.000 jiwa, kabupaten baru hasil pemekaran wilayah Lampung ini dinilai memiliki kapasitas cukup besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi baru di Provinsi Lampung.
Dalam rencana pemekaran wilayah Lampung tersebut, Padang Ratu diusulkan menjadi ibu kota Kabupaten Seputih Barat.
Penunjukan daerah dari pemekaran wilayah Lampung ini bukan tanpa alasan.
Lokasi daerah pemekaran wilayah Lampung ini dianggap strategis karena berada di titik yang dinilai mampu mendukung aktivitas pemerintahan sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan semakin kompleksnya kebutuhan layanan publik, pembentukan Kabupaten Seputih Barat dipandang sebagai solusi untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat melalui pemekaran wilayah Lampung tersebut.
Selama ini, sebagian masyarakat di wilayah barat Lampung Tengah menilai akses terhadap pelayanan administrasi, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur masih membutuhkan perhatian lebih.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: palpos.disway.id





