Bansos 2026: Cara Hitung dan Daftar Nominal PKH dan BPNT Tahap 3 serta Mekanisme Penyalurannya
Bansos 2026: Cara Hitung dan Daftar Nominal PKH dan BPNT Tahap 3 serta Mekanisme Penyalurannya.--Dokumen Palpos.id
Dalam skema nominal yang menjadi acuan pembahasan bansos 2026, penerima BPNT mendapatkan alokasi sebesar Rp200.000 per bulan.
Apabila pencairan dilakukan untuk periode tiga bulan sekaligus, maka total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000.
Jika dihitung dalam satu tahun atau 12 bulan, total alokasi BPNT mencapai Rp2.400.000.
Dana tersebut ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.
Karena itu, penerima diharapkan dapat menggunakan bantuan secara bijak untuk membeli kebutuhan pokok dan makanan bergizi, seperti beras, telur, ikan, daging, sayuran, maupun sumber protein lainnya sesuai kebutuhan keluarga.
2. Nominal PKH Komponen Kesehatan
PKH memiliki sejumlah komponen penerima yang berbeda.
Salah satunya adalah komponen kesehatan yang mencakup ibu hamil dan anak usia dini.
Dalam rincian nominal yang menjadi acuan, ibu hamil mendapatkan Rp750.000 per tahap pencairan, dengan total alokasi tahunan mencapai Rp3.000.000.
Sementara itu, anak usia dini atau balita juga mendapatkan bantuan sebesar Rp750.000 per tahap, dengan total Rp3.000.000 dalam satu tahun.
Bantuan komponen kesehatan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan gizi serta mendukung pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Bagi keluarga penerima, penggunaan dana secara tepat menjadi bagian penting untuk memastikan manfaat bantuan benar-benar dirasakan oleh anggota keluarga yang membutuhkan.
3. Nominal PKH Komponen Pendidikan
Program PKH juga memberikan bantuan kepada keluarga penerima yang memiliki anak usia sekolah.
Besaran bantuan dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan.
Untuk siswa Sekolah Dasar (SD), nominal bantuan yang menjadi acuan adalah Rp225.000 per tahap, atau Rp900.000 dalam satu tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: palpos.disway.id



