Iklan Astra Motor

Tape Goreng, Camilan Tradisional yang Tetap Digemari di Era Modern

Tape Goreng, Camilan Tradisional yang Tetap Digemari di Era Modern

Manisnya tape goreng, kenangan masa kecil yang tak pernah pudar-Fhoto: Istimewa-

Misalnya, di Jawa, tape termasuk salah satu hidangan wajib saat selamatan atau acara keluarga. Dengan digoreng, tape menjadi lebih praktis dan menarik bagi anak-anak maupun tamu yang hadir.

“Bagi saya, tape goreng bukan hanya soal rasa, tapi juga kenangan masa kecil,” kata Siti Nurhaliza.

“Makan tape goreng selalu mengingatkan saya pada suasana rumah nenek, aroma minyak kelapa yang harum, dan suara gorengan di wajan.”

Seiring perkembangan kuliner modern, tape goreng tetap menunjukkan eksistensinya.

Banyak pelaku usaha kuliner muda yang berinovasi dengan mencampurkan tape goreng dengan berbagai bahan kreatif, seperti cokelat, keju, atau selai buah, sehingga menarik generasi muda.

Menurut Rahmat Hidayat, tren ini justru membantu mempertahankan makanan tradisional agar tidak punah.

“Kami ingin orang muda tetap mengenal tape goreng, tapi dengan cara yang lebih modern dan menarik,” ujarnya.

Dengan kombinasi rasa yang manis, tekstur yang unik, dan sejarah yang panjang, tape goreng membuktikan bahwa camilan tradisional tidak kalah dengan tren kuliner kekinian.

Dari pasar tradisional hingga platform digital, tape goreng terus menarik hati masyarakat Indonesia, menjadi bukti nyata bahwa makanan tradisional bisa bertahan dan berkembang di era modern.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: