Risol Mercon, Camilan Pedas yang Kian Digemari Masyarakat Indonesia
Renyah di luar, meledak pedas di dalam-Fhoto: Istimewa-
Di Jakarta, Bandung, hingga Surabaya, risol mercon kini mudah ditemukan, baik di gerobak kaki lima maupun toko makanan modern.
Harganya pun relatif terjangkau, mulai dari Rp3.000 hingga Rp10.000 per buah, tergantung ukuran dan isiannya.
BACA JUGA:Cireng Bumbu Rujak, Jajanan Tradisional yang Naik Kelas Jadi Tren Kuliner Kekinian
BACA JUGA:Bolu Ketan Hitam, Tradisi Kuliner Indonesia yang Tetap Eksis di Era Modern
Hal ini menjadikan risol mercon sebagai camilan favorit berbagai kalangan, dari pelajar hingga pekerja kantoran.
Menurut beberapa penjual, permintaan risol mercon terus meningkat, terutama sejak maraknya promosi di media sosial.
Banyak konten kreator yang membuat video tantangan makan risol mercon dengan tingkat kepedasan tertentu.
Hal ini secara tidak langsung membantu meningkatkan popularitas camilan tersebut.
“Awalnya saya hanya coba jualan kecil-kecilan di depan rumah, tapi setelah ada yang review di TikTok, pesanan langsung melonjak,” ujar Rina, seorang penjual risol mercon di Jakarta Selatan. Ia mengaku kini bisa menjual ratusan hingga ribuan risol setiap harinya.
Selain dijual secara langsung, risol mercon juga mulai merambah pasar online.
Banyak pelaku usaha yang menawarkan produk risol mercon beku (frozen) yang bisa digoreng sendiri di rumah. Strategi ini dinilai efektif karena menjangkau konsumen yang lebih luas, termasuk di luar kota.
Meski demikian, konsumsi makanan pedas seperti risol mercon tetap perlu diperhatikan.
Ahli gizi mengingatkan bahwa konsumsi cabai dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk mengonsumsi makanan pedas secara bijak dan tidak berlebihan.
Di sisi lain, risol mercon juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






