Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Nasi Kebuli Betawi: Kuliner Timur Tengah dengan Cita Rasa Indonesia

Nasi Kebuli Betawi: Kuliner Timur Tengah dengan Cita Rasa Indonesia

Nasi Kebuli Khas Betawi: Jejak Kuliner Timur Tengah yang Menyatu dengan Lidah Indonesia, Begini Resep Lezat dan Cara Memasaknya!-Foto:Dokumen Palpos-

PALPOS.CO - Nasi kebuli merupakan salah satu kuliner khas Betawi yang memiliki cita rasa kaya rempah dan aroma yang sangat menggugah selera.

Meski identik sebagai makanan tradisional Betawi, hidangan ini sebenarnya memiliki akar budaya dari kawasan Timur Tengah yang kemudian berakulturasi dengan budaya Indonesia selama ratusan tahun.

Perpaduan budaya tersebut melahirkan sajian yang unik. Bumbu khas Timur Tengah tetap dipertahankan, namun cita rasanya telah disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia sehingga lebih gurih, harum dan tidak terlalu tajam.

Tak heran jika nasi kebuli menjadi salah satu menu favorit saat perayaan hari besar keagamaan, hajatan keluarga, hingga acara spesial.

BACA JUGA:Pepes Ayam Kemangi: Olahan Ayam Tradisional yang Bikin Ketagihan, Begini Resep dan Cara Membuatnya di Rumah

BACA JUGA:Tumis Jantung Pisang Teri, Hidangan Tradisional yang Kembali Diminati Masyarakat

Bahkan kini, nasi kebuli semakin mudah ditemukan di berbagai rumah makan maupun dibuat sendiri di rumah.

Warisan Kuliner Timur Tengah yang Menjadi Ikon Betawi

Sejarah mencatat, nasi kebuli dibawa oleh para pedagang Arab, khususnya dari Yaman dan wilayah Timur Tengah lainnya, yang datang ke Nusantara sejak berabad-abad silam.

Mereka menetap di kawasan Batavia dan membawa tradisi kuliner yang kemudian berpadu dengan budaya lokal.

BACA JUGA:Ayam Goreng Crispy Kian Digemari, Peluang Bisnis Kuliner Terus Berkembang

BACA JUGA:Tumis Buncis Saus Tiram Jadi Menu Favorit Keluarga, Praktis, Lezat, dan Kaya Nutrisi

Berbeda dengan nasi kebuli asli Timur Tengah yang umumnya menggunakan daging kambing serta lemak samin dalam jumlah banyak, versi Betawi mengalami sejumlah penyesuaian.

Penggunaan ayam kini lebih populer karena lebih ramah di kantong dan disukai berbagai kalangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait