Iklan Astra Motor

Berbeda dengan Pulsa Seluler, Begini Cara Hitung Token Listrik Prabayar

Berbeda dengan Pulsa Seluler, Begini Cara Hitung Token Listrik Prabayar

Ilustrasi pelanggan listrik prabayar mengisi token listrik secara mandiri. Melalui PLN Mobile, pembelian token menjadi lebih mudah dan pelanggan dapat memantau dan mengatur pemakaian listrik sesuai kebutuhan.-Foto:dokumen palpos-

JAKARTA, PALPOS.CO - Token listrik prabayar sering dianggap sama dengan pulsa seluler, padahal mekanisme penggunaannya berbeda.

Jika pulsa seluler berupa saldo yang bisa dipakai untuk layanan internet, menelepon atau pesan teks, sedangkan token listrik adalah jatah energi yang akan berkurang seiring penggunaan listrik di rumah.

Pada sistem listrik prabayar, pelanggan membeli energi listrik di awal dalam bentuk kilowatt hour (kWh) dan bukan saldo rupiah.

Setiap kali listrik digunakan, jumlah kWh yang ada pada meteran akan terus berkurang sampai akhirnya habis dan perlu diisi ulang

BACA JUGA:PLN Berikan 3 Tips Kelistrikan Hadapi Cuaca Ekstrem

BACA JUGA:Terbuka untuk Umum, BPD HIPMI Sumsel Akan Gelar Forbisda 2026

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa sistem ini dibuat agar pelanggan bisa mengetahui dan mengendalikan pemakaian listriknya sejak awal.

“Pada sistem prabayar, pelanggan membeli alokasi energi listrik dalam jumlah tertentu. Alokasi ini digunakan oleh seluruh peralatan listrik di rumah dan akan berkurang seiring pemakaian.

Karena itu, total energi tersedia dalam satuan kilowatt hour (kWh),” ujar Gregorius.

Dalam penggunaannya, listrik tidak bisa dipisahkan berdasarkan fungsi atau alat. Yang artinya, semua peralatan menggunakan sumber listrik yang sama, sehingga pengurangannya dihitung dari total energi yang dipakai.

BACA JUGA:Inacraft 2026: Palembang Pamerkan Modifikasi Kain Jumputan Prada, Dongkrak Ekonomi UMKM

BACA JUGA:Resmikan Sekretariat Baru HIPMI Palembang, Wali Kota Optimis Ekonomi Daerah Tumbuh

Selain itu, dalam setiap pembelian token listrik prabayar terdapat beberapa komponen yang dipotong di awal.

Di antaranya Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya ditetapkan oleh pemerintah daerah, serta biaya administrasi sesuai kanal pembelian yang digunakan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: