Iklan Astra Motor

Sumarni Minta Sidak Pasar Harus Beri Solusi Konkret

Sumarni Minta Sidak Pasar Harus Beri Solusi Konkret

RAPAT : Bupati Muara Enim H Edison didampingi Wakil Bupati Hj Sumarni membuka rapat Rapat Koordinasi dan Monitoring Ketersediaan dan Harga 13 Bahan Pangan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.-Foto:dokumen palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Wakil Bupati (Wabup) Muara Enim Hj Sumarni, dengan tegas meminta agar inspeksi mendadak (sidak) pasar yang sering dilakukan harus bisa memberikan solusi konkret.

Penegasan itu disampaikan Wabup saat memimpin Rapat Koordinasi dan Monitoring Ketersediaan dan Harga 13 Bahan Pangan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, di Ruang Rapat Serasan Sekundang, Rabu 11 Maret 2026.

Rapat yang dibuka oleh Bupati Muara Enim H Edison itu dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Asisten II, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Disperindag ESDM, Kepala Dinas TPHP, dan Kepala Dinas Perikanan.

"Kalau hanya sekadar sidak pasar semata tidak akan menyelesaikan permasalahan harga maupun ketersediaan bahan pangan," ujarnya.

BACA JUGA:Dukung Pemanfaatan Kalium Humat, Tingkatkan Produktivitas Pertanian

BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Akan Rekrut Tenaga Outsourcing

Wabup mengatakan, menjelang hari besar keagamaan nasional sejumlah komoditas kerap kali mengalami kenaikan harga seperti cabai rawit dan daging sapi.

"Kita bukan hanya sekadar sidak tapi setelah itu tidak ada penyelesaian. Harus ada upaya misalnya terjadi kenaikan harga, langkah apa untuk mengembalikan harga," ujar Sumarni.

Sumarni menegaskan, perlu adanya gerak cepat, sinergi dan kajian dari OPD terkait untuk mencari tahu penyebab masalah ketersediaan dan harga bahan pangan ini.

"Koordinasi antar OPD juga harus satu data. Cari tahu penyebab stok barangnya kurang karena permintaan banyak atau pedagang yang nakal memanfaatkan momen lebaran untuk menaikkan harga," tuturnya.

BACA JUGA:Diterjang Puting Beliung, Atap Ponpes Melayang

BACA JUGA:Langgar Keimigrasian, WNA Asal Yaman di Deportasi

Wabup mengatakan, kalau memang karena kekurangan, artinya tugas OPD untuk memenuhi kekurangan tersebut bekerja sama dengan Bulog atau gelar Operasi Pasar Murah.

"Tpi kalau memang permainan pedagang di pasar, itulah yang akan kita lakukan sidak, sehingga dikaji apa alasan dari kenaikan harga tersebut," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: