Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Sempat Dua Kali Didatangi Korban Dalam Mimpi Pelaku Mengaku Menyesal

Sempat Dua Kali Didatangi Korban Dalam Mimpi Pelaku Mengaku Menyesal

TERSANGKA : Tampak tersangka MAP pelaku pembunuhan mantan pacar dengan cara di cekik, dibakar dan dibuang ke sungai.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Pelaku pembunuhan inisial MAP (33) warga Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, mengaku menyesal dan meminta maaf kepada korban dan keluarga korban karena telah melakukan pembunuhan terhadap mantan pacarnya APS (23) warga Desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim.

"Saya tidak ada niat untuk membunuh, karena saya emosi sesaat. Dan saya hanya bisa minta maaf dan ampun baik kepada korban, keluarga korban dan keluarga saya sebab sudah membuat malu keluarga," ujar duda anak satu ini dengan penuh penyesalan di Mapolres Muara Enim, Selasa 2 Juni 2026.

Menurut MAP, bahwa tidak ada niat dirinya untuk melakukan pembunuhan tersebut.

Sebab semuanya spontan saja, dan emosi gara-gara ia tersinggung dengan omongan korban yang mengatakan dirinya besar omong saja gara-gara dirinya belum mau membelikan hp iPhone yang diinginkannya.

BACA JUGA:Jaga Kesehatan Lansia, Mandiri dan Berdaya

BACA JUGA:Wujudkan Ketahanan Pangan, Panen 214 Kg Melon Belanda

"Saya ngomong nanti saya cekik kamu ngomong sembarangan, namun korban nantang cekik saja kalau tega.

Lalu saya cekik tapi tidak kuat hanya memberi pelajaran namun ternyata sampai tidak bergerak lagi," ujarnya.

Lanjut MAP, setelah memeriksa nadi dan hidung korban tidak bernapas, ia sempat menyesal dan duduk disamping korban.

Lalu ia pulang dan mengunci kamar dari luar dan kembali keesokan harinya dengan harapan korban hanya pingsan saja.

BACA JUGA:Bupati Ajak Elemen Masyarakat Perkokoh Persatuan dan Kawal Pembangunan

BACA JUGA:Rem Blong, Pasutri Tewas Tertimpa Truk

Namun setelah kembali ke hotel dan memeriksa korban ternyata benar-benar sudah meninggal.

Melihat hal tersebut, kata MAP, ia langsung membungkus mayat korban dan memasukkannya ke dalam ember besar dan dibawanya ke dalam mobil tepat disamping supir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: