Pawai Obor Keliling, Sambut Tahun Baru Islam
PAWAI OBOR : Ratusan warga memadati kawasan Masjid Agung Muara Enim untuk mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.-Foto:Dokumen Palpos-
Ulil juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi-tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
"Tradisi seperti pawai obor ini merupakan wujud rasa syukur, kebersamaan, dan kekayaan budaya Islam yang dimiliki Kabupaten Muara Enim," katanya.
BACA JUGA:Aktivitas Disdikbud Muara Enim Tetap Berjalan Normal
BACA JUGA:Muara Enim Akan Terima Sertifikasi Lagu Kebile-bile dan Mutikh Tihau
Kemeriahan menyambut Tahun Baru Islam di Muara Enim tidak hanya berhenti pada pawai obor. Masyarakat setempat kini juga mulai bersiap menyambut tradisi khas Melemang yang akan digelar pada 10 Muharram mendatang.
"Tradisi melemang merupakan kegiatan memasak lemang berbahan beras ketan yang dimasukkan ke dalam bambu dan dibakar secara gotong royong," jelas Ulil.
Menurut Ulil, kegiatan tersebut telah menjadi warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Muara Enim dari generasi ke generasi.
"Selain menjadi sajian khas yang dinikmati bersama keluarga dan warga sekitar, lemang yang dihasilkan juga kerap dibagikan sebagai bentuk sedekah serta simbol eratnya silaturahmi antarwarga," bebernya.
Ulil berharap melalui rangkaian kegiatan tersebut, momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat membawa keberkahan.
"Sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, religiusitas, dan pelestarian budaya lokal di Bumi Serasan Sekundang," pungkasnya.(ozi)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



