Tegal Rejo Targetkan Juara 1 Lomba PHBS Tingkat Sumsel
LOMBA : PENILAIAN lomba Desa PHBS di aula Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.-Foto:Dokumen Palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO - Mewakili Kabupaten MUARA ENIM dalam Lomba Lomba Desa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026, Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul targetkan juara 1.
Hal tersebut diungkapkan saat dimulainya penilaian lomba Desa PHBS di aula Desa Tegal Rejo, Jumat 31 Juli 2026.
Penilaian lapangan yang dipusatkan di Aula Desa Tegal Rejo tersebut disambut hangat oleh seluruh jajaran pemerintah daerah, kader PKK, serta tenaga kesehatan setempat.
Lomba itu dibuka langsung Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Juli Jumatan Nuri SE didampingi Camat Lawang Kidul, Zulhaidir Sidik.
BACA JUGA:Sopir Diduga Lalai, Dua Truk Tangki Adu Banteng
BACA JUGA:Pasca Kebakaran, Sebagian Siswa Diliburkan
Juli Jumatan, menegaskan bahwa keikutsertaan Desa Tegal Rejo bukan sekadar pelengkap, melainkan target utama untuk memboyong gelar terbaik ke Kabupaten Muara Enim.
Menurutnya, optimisme tersebut bukan tanpa alasan, sebab didukung oleh berbagai inovasi program kesehatan dan kebersihan di Kecamatan Lawang Kidul, seperti gerakan Posyandu terintegrasi, pengelolaan sanitasi berbasis masyarakat, hingga pengolahan sampah mandiri yang secara otomatis terlaksana di Desa Tegal Rejo, serta diperkuat oleh payung hukum Peraturan Bupati (Perbup) hingga dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh elemen yang telah mempersiapkan administrasi dan fisik desa secara maksimal demi membawa nama harum daerah di tingkat provinsi.
Menurutnya, sinergi yang solid antara pemerintah kabupaten, kecamatan, perangkat desa, serta pihak swasta diyakini menjadi pendorong utama keberhasilan Desa Tegal Rejo dalam memenuhi seluruh kriteria penilaian secara komprehensif.
BACA JUGA:Mahasiswa Harus Berikan Kontribusi Nyata Dalam KKN
BACA JUGA:Korsleting Listrik, Kantin MIN 1 Muara Enim Membara
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Desa PHBS Provinsi Sumatera Selatan, Bahnan, menjelaskan bahwa proses evaluasi dilakukan secara objektif dan menyeluruh dengan melihat langsung kondisi nyata di lapangan.
Lanjutnya, penilaian tersebut mencakup indikator masukan seperti regulasi pendukung dan kontribusi lintas sektor, indikator proses pembinaan kader, hingga dampak nyata dari penerapan sepuluh indikator PHBS di tengah masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



