Debu dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA Capai Ribuan
Debu dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA Capai Ribuan-Foto:Dokumen Palpos-
"Untuk mencegah ISPA, masyarakat diimbau menggunakan masker, khususnya saat berkendara dengan kendaraan bermotor, karena paparan debu dan polusi dapat mengganggu saluran pernapasan," jelasnya.
Selain ISPA, Dinas Kesehatan Muara Enim juga mencatat adanya peningkatan kasus diare selama periode yang sama.
BACA JUGA:Plt Bupati Muara Enim Enggan Diwawancarai Media Menuai Sorotan Jurnalis
BACA JUGA:RUPSLB BPR Muara Enim Setujui Pemberhentian Dua Komisaris
Kasus diare tertinggi tercatat di Puskesmas Muara Enim sebanyak 573 kasus, kemudian Puskesmas Teluk Lubuk sebanyak 298 kasus dan Puskesmas Tanjung Enim sebanyak 294 kasus.
Menurut Eni, meningkatnya debu selama musim kemarau juga perlu diantisipasi karena dapat mencemari makanan yang tidak terlindungi. Karena itu, kebersihan makanan dan minuman harus menjadi perhatian masyarakat.
"Diare juga trennya meningkat. Banyak makanan yang bisa terkena debu sehingga kebersihan makanan harus benar-benar diperhatikan," katanya.
Eni mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, mencuci bahan makanan sebelum diolah maupun dikonsumsi, serta membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas.
Selain itu, masyarakat juga diminta memperhatikan kualitas air minum. Air yang akan dikonsumsi sebaiknya direbus hingga mendidih untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri.
Apabila mengalami diare, masyarakat dianjurkan segera mengganti cairan tubuh yang hilang dengan mengonsumsi oralit dan memperbanyak minum air putih.
Asupan makanan seperti pisang, vitamin, serta istirahat yang cukup juga dianjurkan sebagai bagian dari penanganan awal.
Eni berharap masyarakat tidak mengabaikan kondisi kesehatan selama musim kemarau.
Kewaspadaan terhadap debu, asap karhutla, kebersihan makanan, dan kualitas air menjadi langkah penting untuk mencegah meningkatnya gangguan kesehatan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan diri serta keluarga. Dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta mengurangi paparan debu dan asap, risiko penyakit dapat diminimalkan," pungkasnya.(ozi)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



