Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Antrean Kendaraan di SPBU Berangsur Normal

Antrean Kendaraan di SPBU Berangsur Normal

NORMAL : Antrean kendaraan pengisian BBM di SPBU 24.313.88 berjalan normal.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Warga MUARA ENIM  kini bisa bernapas lega. Soalnya,  kondisi antrean kendaraan kini terpantau kembali normal berkat beroperasinya seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta Pertashop.

Pantauan di SPBU di kawasan perkotaan Muara Enim terpantau beroperasi tanpa henti dari pukul 06.00 hingga 11.00 WIB selama dua hari terakhir.

Puncaknya pada hari ini, antrean panjang pembeli BBM mulai terurai dan situasi berangsur normal. 

Kehadiran sejumlah Pertashop yang menyediakan BBM jenis Pertamax di dalam kota turut membantu memecah kepadatan yang sebelumnya menumpuk di tiga SPBU utama di Muara Enim dan Tanjung Enim.

BACA JUGA:Karhutla Hanguskan 33 Hektare Lahan, 60 Personel Dikerahkan

BACA JUGA:Kemenkes Tinjau Faskes Muara Enim Pemkab Pastikan Daerah Siap Terapkan RBKP, KRIS, dan iDRG

"Tidak terlalu parah meskipun masih ada antrean, tetapi tidak sepanjang hari-hari sebelumnya," ucap Andreas Prakoso (36), seorang pengemudi Travel Muara Enim-Palembang, Jumat 2 Oktober 2026. 

Andreas menceritakan bahwa pada hari Selasa lalu ia terpaksa tidak berangkat lantaran  kendaraan mengantre di SPBU Talang Jawa dan Kepur sangat panjang baik itu dijalur pengisian Pertalite maupun Solar.

Pilihan tersebut diambil karena harga BBM Pertamax dinilai terlalu mahal dan tetap mengharuskannya ikut antre. Ia rela menghabiskan waktu sekitar dua jam demi mengisi bahan bakar mobilnya.

"Jika saya membeli minyak Pertamax seharga Rp16300 per liter, tentu tarif ongkos penumpang harus ikut naik. Saya merasa kasihan kepada penumpang kalau harus membebankan ongkos yang lebih mahal," jelasnya.

BACA JUGA:Dua Motor Senggolan, Satu Tewas Terlindas Bus

BACA JUGA:Dedikasi dan Pengabdian, AKP RTM Situmorang Naik Pangkat Kompol

Ke depannya, ia berharap ada penambahan jumlah SPBU atau penerapan jam operasional 24 jam penuh agar kelangkaan BBM serupa tidak terulang kembali.

Di sisi lain, pengawas SPBU 24.313.88 Kepur Muara Enim, Agus Susanto, mengungkapkan bahwa operasional SPBU Kepur kini telah ditangani langsung oleh pihak Pertamina sehingga pelayanan yang diberikan dipastikan sudah sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: