Bersama TP PKK, Pemkab OKI Gagas Sampah Jadi Rupiah
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki saat menggagas sampah jadi Rupiah di Aula PKK Kabupaten OKI.-Foto:dokumen palpos-
Ia berharap kegiatan penimbangan sampah secara rutin dapat menumbuhkan kesadaran kolektif sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
“Kegiatan ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi ekonomi keluarga,” kata Ike.
BACA JUGA:Wujud Kepedulian Budaya, Dandim 0402/OKI Hadiri Midang Morge Siwe Bersama Forkopimda OKI
BACA JUGA:Jasad Pengemudi Speedboat Terbalik di Sungai Komering Ditemukan Tim SAR Gabungan
Adapun Penukaran sampah dapat dilakukan di Kantor PKK Kabupaten OKI, setiap Selasa dan Kamis, pukul 10.00–12.00 WIB dan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKI, setiap Jumat, pukul 09.00–11.30 WIB.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKI Muktaqid menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengubah pola lama pengelolaan sampah yang selama ini cenderung kumpul-angkut-buang.
“Melalui bank sampah, kita dorong perubahan menjadi kumpul, pilah, angkut, baru dibuang, sehingga beban tempat pembuangan akhir dapat berkurang,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten OKI berharap Bank Sampah PKK Lestari dapat menjadi percontohan bagi pembentukan bank sampah di berbagai tingkat, mulai dari organisasi perangkat daerah, sekolah, desa, hingga kecamatan.
Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak hanya menekan volume limbah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan slogan “Cerdas Kelola Sampah, Keluarga Lestari”.*
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






