Iklan Astra Motor

50 Calon Kepala Sekolah OKU Digembleng

50 Calon Kepala Sekolah OKU Digembleng

Sekda OKU, Alva Elan saat menghadiri pelatihan bakal calon kepala sekolah di Zuri Hotel Baturaja.-Foto:Eko palpos-

Peserta dibekali kompetensi kepribadian, sosial, dan profesional melalui pembelajaran mandiri menggunakan Learning Management System (LMS), pembelajaran bersama pengajar dan rekan sejawat, serta praktik bersama kepala sekolah mentor di satuan pendidikan.

Dengan pola tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan teori kepemimpinan dalam pengelolaan sekolah dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

BACA JUGA:BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

BACA JUGA:Teddy Minta Guru di OKU Jauhi Pinjol dan Judol

Sementara Kepala Subbagian Umum Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan, Nellawati, mengatakan pelatihan ini menjadi tahapan penting dalam menyiapkan pemimpin masa depan di lingkungan pendidikan.

Ia menjelaskan, peserta akan mengikuti rangkaian pembelajaran, penugasan, dan penilaian yang didampingi fasilitator BGTK Sumsel. Hasil penilaian menjadi bagian dari proses penentuan kelulusan.

Selain materi kepemimpinan, peserta juga diarahkan menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat selama pelatihan.

Nellawati menekankan bahwa kebiasaan positif harus dimulai dari keteladanan guru dan calon kepala sekolah, bukan hanya menjadi tuntutan bagi murid.

Jangan hanya menerapkan kebiasaan baik itu kepada anak didik. Peserta BCKS juga harus melaksanakannya, sehingga ketika menjadi kepala sekolah, mereka bisa memberikan contoh nyata, bukan sekadar menyuruh murid, katanya.

Nellawati menambahkan, sertifikat pelatihan BCKS menjadi salah satu persyaratan dalam proses pengangkatan kepala sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh dan mengikuti seluruh tahapan pelatihan secara maksimal.

Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk menjalankan kepemimpinan sekolah yang tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga mampu mendorong peningkatan mutu pembelajaran dan membangun lingkungan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten OKU. (len)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: