Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Hipertensi Pada Lansia

Hipertensi Pada Lansia

Surti Anggraeni,S.Kep,M.Kes Poltekkes Kemenkes Palembang.--

Pencegahan hipertensi yang dapat dilakukan menurut (Ernawati, 2020) yaitu :
1.Mengurangi asupan garam (kurang dari 5 gram setiap hari)
2.Makan lebih banyak buah dan sayuran
3.Aktifitas fisik secara teratur
4.Menghindari penggunaan rokok
5.Membatasi asupan makanan tinggi lemak jenuh
6.Menghilangkan/mengurangi lemak trans dalam makanan

1.Farmakologi (Obat-obatan)

Hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian atau pemilihan obat anti hipertensi yaitu :

a.Mempunyai efektivitas yang tinggi.
b.Mempunyai toksitas dan efek samping ringan atau minimal
c.Memungkinkan penggunaan obat secara oral.
d.Tidak menimbulkan intoleransi.
e.Harga obat relative murah sehingga terjangkau oleh klien
f.Memungkin penggunaan jangka Panjang

2.Non Farmakologi

a.Diet

Pembatasan atau kurangi konsumsi garam. Penurunan berat badan dapat membantu menurunkan tekanan darah bersama dengan penurunan aktivitas rennin dalam plasma dan penurunan kadar adosteron dalam plasma.

b.Aktivitas

Ikut berpartisipasi pada setiap kegiatan yang sudah disesuaikan dengan batasan medis dan sesuai dengan kemampuan, seperti berjalan, jogging, bersepeda, atau berenang.

c.Istirahat yang cukup

Istirahat dengan cukup memberikan kebugaran bagi tubuh dan mengurangi beban kerja tubuh

d.Kurangi stress

Mengurangi stress dapat menurunkan tegang otot saraf sehingga dapat mengurangi peningkatan TD.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: