Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Unsri Berdayakan Guru melalui Pengembangan Multimedia Interaktif

Unsri Berdayakan Guru melalui Pengembangan Multimedia Interaktif

Unsri Berdayakan Guru melalui Pengembangan Multimedia Interaktif-Foto:Dokumen Palpos-

PENDIDIKAN,PALPOS.CO - Universitas Sriwijaya melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat di SMP Negeri 3 Indralaya Selatan

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Guru dalam Mengembangkan Multimedia Interaktif untuk Mendukung Pembelajaran Deep Learning.”

Program yang didanai melalui DIPA Universitas Sriwijaya Tahun 2026 ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan mengembangkan multimedia interaktif sebagai media pembelajaran inovatif.

Dalam pelaksanaannya, tim PKM memberikan materi, pendampingan, dan demonstrasi penggunaan sejumlah aplikasi digital.

BACA JUGA:Pembelajaran Digital: Membangun Kreativitas dan Keterlibatan Siswa di Era Transformasi Pendidikan

BACA JUGA:BPOM RI Ingatkan Ancaman Silent Pandemic di UNSRI, Resistensi Mikroba Jadi Tantangan Besar Kesehatan Global

Aplikasi tersebut meliputi Nearpod, Canva, Wordwall, CapCut, dan Wayground, Nearpod dapat digunakan untuk mengembangkan presentasi interaktif, kuis langsung, dan aktivitas pembelajaran yang memungkinkan guru memperoleh respons siswa secara waktu nyata. 

Canva dimanfaatkan untuk merancang bahan ajar visual, infografis, poster, dan presentasi. Selain itu, Wordwall digunakan untuk membuat permainan edukatif dan evaluasi pembelajaran. 

CapCut dimanfaatkan dalam pengolahan video pembelajaran, sedangkan Wayground menjadi salah satu alternatif untuk merancang aktivitas belajar digital yang mendorong partisipasi siswa.

Kegiatan ini berangkat dari kebutuhan guru untuk menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan karakter peserta didik abad ke-21.

BACA JUGA:Hadiri Forum U25 PTN-BH di UGM, Rektor UNSRI Dorong Transformasi Kampus Inklusif dan Berdaya Saing Global

BACA JUGA:FKM Unsri Hadirkan Pakar UKM Bahas Risiko Logam Berat, Pestisida dan Mikroplastik

Guru diharapkan mampu mengembangkan pembelajaran yang mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, aktif, kolaboratif, dan reflektif.

Dalam konteks kegiatan ini, deep learning dipahami sebagai pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, bukan sekadar hafalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait