Iklan HUT KORPRI 2025
Iklan Astra Motor

Fraksi-Fraksi DPRD Prabumulih Desak Pemkot Optimalkan Sumber Pendapatan

Fraksi-Fraksi DPRD Prabumulih Desak Pemkot Optimalkan Sumber Pendapatan

Ketua dan wakil ketua DPRD Prabumulih serta walikota prabumulih.-Foto:dokumen palpos-

Selain itu, Fraksi Golkar juga mendesak adanya evaluasi mendalam terhadap pengelolaan aset yang selama ini belum memberikan kontribusi optimal terhadap kas daerah.

Menurut fraksi, jika aset-aset tersebut digarap dengan pendekatan manajemen modern, potensinya dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan.

BACA JUGA:Fraksi PDIP Soroti Dugaan Pungli di Pasar Pagi, H Arlan Tegaskan Penertiban Sudah Dilakukan

BACA JUGA:Fraksi PDI Perjuangan Desak Realisasi Janji Gas Rumah Tangga Gratis, H Arlan: InsyaAllah Pertengahan 2026

Senada dengan Fraksi Golkar, Fraksi Partai Gerindra melalui juru bicara Ade Irama SH MH juga menyuarakan keprihatinan sekaligus dorongan agar Pemkot Prabumulih bergerak cepat dalam menghadapi pemangkasan dana transfer.

“Fraksi Gerindra meminta kepada pemerintah kota agar menggali potensi atau sumber daya yang ada untuk meningkatkan pendapatan daerah,” ujar Ade Irama dalam rapat tersebut.

Fraksi Gerindra melihat bahwa Prabumulih memiliki banyak peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah, baik dalam sektor jasa, industri kecil, maupun potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan dengan dukungan regulasi yang tepat.

Dorongan serupa juga datang dari Fraksi Partai Demokrat, yang disampaikan oleh juru bicara fraksi, Anisa Media.

Fraksi Demokrat menyoroti perlunya pemerintah kota melakukan inventarisasi ulang terhadap titik-titik parkir yang ada di wilayah Prabumulih.

“Fraksi Partai Demokrat meminta agar pemerintah kota Prabumulih menginventarisir kembali titik-titik parkir, baik yang resmi atau legal maupun yang tak resmi atau ilegal,” ungkap Anisa.

Fraksi Demokrat meyakini bahwa jika pengelolaan parkir dilakukan secara profesional dan terintegrasi, maka kontribusinya terhadap PAD akan meningkat secara signifikan.

Saat ini, banyak titik parkir yang dinilai belum maksimal menghasilkan retribusi bagi daerah, bahkan sebagian di antaranya berpotensi menjadi sumber kebocoran pendapatan.

Menurut Demokrat, perbaikan sistem pengelolaan parkir bukan hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga menciptakan ketertiban di ruang publik, mengurangi parkir liar, serta memberi rasa nyaman bagi masyarakat.

Menanggapi berbagai pandangan dari fraksi-fraksi DPRD, Walikota Prabumulih, H Arlan, menyampaikan apresiasi dan menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus meningkatkan pendapatan daerah di tahun-tahun mendatang.

H Arlan menyebutkan bahwa pemangkasan dana transfer pusat memang memberikan tantangan tersendiri, namun juga membuka ruang bagi Pemkot Prabumulih untuk melakukan pembenahan yang lebih mendasar dalam perencanaan pendapatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait