Iklan Astra Motor

Pemkot Prabumulih Usulkan 200 Unit WC Sanitasi ke Pemerintah Pusat

Pemkot Prabumulih Usulkan 200 Unit WC Sanitasi ke Pemerintah Pusat

Kepala Dinas Perkim Prabumulih, Enharudin ST MT-Foto:dokumen palpos-

Kadis Perkim menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan proses pendataan calon penerima bantuan sanitasi tersebut.

Pendataan dilakukan secara internal oleh Dinas Perkim dengan cara menurunkan tim langsung ke lapangan.

BACA JUGA:Pertamina Drilling Tegaskan Komitmen Budaya K3, Targetkan Zero Fatality dan Zero LTI

BACA JUGA:Konflik Amerika Serikat, Israel dan Iran Memanas, Pemkot Prabumulih Data & Pantau 13 Warga yang Bekerja di Tim

Tim dari Dinas Perkim melakukan survei ke sejumlah wilayah di Kota Prabumulih guna mengidentifikasi rumah-rumah warga yang benar-benar membutuhkan bantuan pembangunan WC.

“Kami melakukan pendataan secara langsung. Tim dari dinas turun ke lapangan untuk melihat kondisi rumah warga dan memastikan apakah mereka sudah memiliki WC yang layak atau belum,” bebernya.

Pendataan ini, lanjut Enharudin, dilakukan dengan sangat selektif agar bantuan yang diusulkan nantinya benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

“Untuk sementara ini kita yang mendata secara internal. Kita ingin memastikan bahwa warga yang diusulkan memang benar-benar belum memiliki WC yang layak,” jelasnya.

Ke depan, Dinas Perkim Kota Prabumulih juga berencana melibatkan perangkat lingkungan seperti ketua RT dan RW dalam proses pengusulan penerima bantuan sanitasi tersebut.

Menurut Enharudin, keterlibatan perangkat lingkungan sangat penting karena mereka lebih mengetahui kondisi masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Selain itu, partisipasi RT dan RW juga dapat meningkatkan transparansi dalam proses penyaluran bantuan.

“Kami juga berencana melibatkan RT dan RW agar proses pendataan dan pengusulan bantuan lebih transparan serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Program bantuan WC septic tank ini sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mendukung terciptanya kawasan permukiman yang bersih, sehat, dan layak huni.

Sanitasi yang baik, lanjutnya, menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan kawasan permukiman yang berkelanjutan.

Tanpa sanitasi yang layak, berbagai persoalan kesehatan masyarakat dapat dengan mudah muncul.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait