Pemkot dan TP PKK Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lorong Lematang
Penyerahan bantuan bagi korban kebakaran di Gang 2 Saudara, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih.-Foto:Dokumen Palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO - Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Prabumulih.
Kali ini, perhatian diberikan kepada korban kebakaran yang terjadi di Lorong Lematang (Lole), Gang 2 Saudara, Kelurahan Pasar, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih.
Musibah kebakaran tersebut terjadi pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Kobaran api menghanguskan dua rumah bedeng panggung yang berada di kawasan tersebut.
Sehari setelah kejadian, Pemkot Prabumulih bersama TP PKK langsung turun memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
BACA JUGA:Hari Jadi Polwan Ke-78, AKBP Gunarto: Polwan Harus Tetap Tegas Dalam Menjalankan Tugas
Bantuan diserahkan pada Rabu, 2 September 2026 oleh Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, didampingi Kepala Dinas Sosial Prabumulih Heriyanto dan Camat Prabumulih Utara Afbrian Delvino SE.
Kedatangan jajaran pemerintah dan TP PKK tersebut tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral kepada korban yang tengah menghadapi situasi sulit setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang akibat kebakaran.
Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, mengatakan bantuan yang disalurkan diharapkan bisa sedikit meringankan beban warga yang menjadi korban kebakaran.
Menurutnya, musibah kebakaran tentu memberikan dampak besar bagi keluarga yang mengalaminya.
BACA JUGA:Tujuh Bedeng Ludes Terbakar di Prabumulih, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik
Karena itu, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan, terutama pada masa awal setelah kejadian.
“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




