PLN UIP SBS Siap Percepatan Pengoperasian GI 150 kV Bintuhan

PLN UIP SBS Siap Percepatan Pengoperasian GI 150 kV Bintuhan

PALEMBANG, PALPOS. ID. - Kementerian koordinator bidang kemaritiman dan investasi (Kemenko Marves) RI bersama PLN, unsur pemerintah daerah Kabupaten Kaur, Kabupaten Bengkulu Selatan serta Kejaksaan Tinggi Provinsi Bengkulu selaku lembaga penegak Hukum menggelar rapat koordinasi. Terkait peningkatan layanan kelistrikan kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu dan percepatan pembangunan Gardu Induk 150 kV Bintuhan dan SUTT 150 kV Manna - Bintuhan. Berlangsung di ruang pertemuan kantor PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera bagian selatan, Palembang. Selasa (31/5). 

Asisten Deputi Infrastruktur Dasar Perkotaan dan Sumberdaya Air, Rahman Hidayat mengatakan kedatangan dari Kemenko Marves adalah ingin mendetailkan. "Dari sisi PLN, kita sudah melihat program-program yang sudah berjalan untuk ketangguhan listrik, terutama di kabupaten Kaur. Namun demikian kita menyadari PLN tidak bisa berjalan sendiri. Baik dari pemerintah dan masyarakat kita perlu mendapatkan dukungan," ujar Rahman. 

Ia mengatakan, faktanya di ketangguhan dan kualitas kelistrikan kabupaten Kaur belum seperti daerah tetangganya. "Dari rapat koordinasi ini kita mencari upaya-upaya penyelesaian jangka pendek ketika progres dan proyeknya itu belum selesai. Kita akan sama-sama mengawal dan membantu. Secara detail telah dibagi juga tugas masing-masing, siapa melakukan apa," tukasnya.

Harapannya, tidak terlalu lama sesuai schedule yang ditargetkan PLN sekitar semester pertama tahun depan. "Kita inginnya bisa dipercepat progresnya. Tentunya akan kita lihat, khususnya dari sisi administrasi," sebut Rahman.

Menurutnya, hambatan paling banyak ada di pembebasan lahan. Karena adanya delay waktu antara perhitungan di 2018 dan baru akan eksekusi di 2022. Artinya perlu adanya percepatan dan ini disanggupi PLN. 

General Manager PLN UIP SBS, Muhammad Dahlan Djamaluddin mengatakan, terkait membangun infrastuktur kelistrikan tidak bisa dilakukan dari PLN sendiri. "Menjadi suatu harapan dan tanggung jawab bagi kami untuk menyelesaikan tugas membangun kelistrikan di sumbagsel," ujar Dahlan. Sehingga perlu dukungan, koordinasi dan sinergi dari masyarakat hingga pemerintah daerah. Guna memperlancar percepatan proses pengadaan tanah, penyediaan ruang bebas (RoW) dan proses pembangunan infrastruktur kelistrikan. Terutama pembangunan Gardu Induk 150 Kv Bintuhan dan SUTT 150 Kv Manna - Bintuhan.

General Manager PLN UIW S2JB, Bambang Dwiyanto menanggapi, PLN mendapat support luar biasa dari berbagai stakeholder. Baik dari Kemenko Marves, pemkab dan kajati semua mendukung demi perbaikan layanan PLN di kabupaten Kaur khususnya. "Dari sisi kecukupan daya kabupaten Kaur ini sudah cukup. Sebagai gambaran, di Kaur ini beban puncaknya 13 Megawatt, kemudian daya pembangkit disana 26 Megawatt. Itu sangat cukup, artinya ada cadangan daya disitu," ungkap Bambang. 

Lanjutnya, tetapi ada tantangan dalam hal bagaimana men-deliver listrik tersebut ke kabupaten Kaur mengingat Gardu Induk terdekat dari Kaur berjarak puluhan kilometer sehingga dapat menyebabkan menurunnya kualitas tegangan dan rawan padam. Karena itu, PLN saat ini sedang membangun jalur transmisi dan gardu induk. "Banyak sekali gangguan listrik di Kaur itu terutama karena jarak ruang bebas jaringan kabel yang seringkali terhalang pohon dan dilalui oleh binatang. Kami sangat membutuhkan dukungan pemkab untuk memperlancar proses penebangan ranting pohon yang berpotensi menyentuh jaringan listrik" jelasnya.

Menurutnya ini sangat penting karena 72 persen gangguan listrik terjadi karena terhalang pohon. Serta, yang paling prioritas saat ini adalah mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan Gardu Induk 150 kV Bintuhan dan SUTT 150 kV Manna - Bintuhan. Pada kesempatan tersebut turut dibahas juga mengenai kesiapan, kendala dan permasalahan yang saat ini tengah dihadapi, serta dukungan apa saja yang dapat diberikan Kemenko Marves khususnya dalam mempercepat proses pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dalam lingkup UIP SBS. (inforial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: