Begini Cerita Wartel Pada Zamannya, Jadi Idola Pengguna Telekomunikasi

Begini Cerita Wartel Pada Zamannya, Jadi Idola Pengguna Telekomunikasi

Ilustrasi Suasana Pengguna Wartel atau warung telekomunikasi.-Palpos.id-Dokumen Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID - Pada tahun 90an sampai 2000 an, alat telekomunikasi masih sedikit atau terbatas. Pada zaman itu hanya ada telepon rumah dan telepon umum.

Waktu terus berlalu, dan zaman sudah berkembang. Seperti sekarang ini, telepon genggam atau handphone sudah banyak dari berbagai merek dan jenis.

Salah satu tempat alat telekomunikasi pada tahun tersebut, selain telepon umum, ada juga namanya wartel atau warung telekomunikasi. Wartel merupakan suatu tempat yang menyediakan jasa telepon.

Wartel dulu sempat menjamur, dimana-mana kita pasti menemukannya, hingga di tiap-tiap kecamatan.

BACA JUGA:471 PPS di OKU Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU OKU...

BACA JUGA:Jembatan Ogan I Kabupaten OKU Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya

Adapun bisa memakai fasilitas sambungan lokal,interlokal, sambungan langsung jarak jauh atau SLJJ dan sambungan langsung internasional atau SLI.

Namun, dibalik itu pasti bagi para remaja di zaman tersebut, pasti memiliki kenangan atau pengalaman dalam menggunakan wartel.

Kenapa, karena dengan menggunakan wartel para remaja padak waktu itu, bisa menelpon kekasihnya sampe berjam- jam.

Kemudian, rela mengantri giliran untuk menggunakan wartel, apalagi tiap malam minggu.

BACA JUGA:Kemenkumham Sumsel Gelar Rakor Pemutakhiran data PPNS pada Aplikasi AHU Online

BACA JUGA:Jujur dan Jaga Kode Etik, Pesan Pj Bupati Muba untuk 726 Anggota PPS Dilantik...

Banyak pemuda-pemudi yang rela mengantri untuk menggunakan telepon di wartel.

Bukan hanya pemuda dan pemudi saja, semua kalangan juga menikmati fasilitas wartel tersebut, bisa menghubungi keluarga yang jauh, bahkan sampe luar negeri.

Sumber: