Band Padi Reborn Meriahkan Malam Syukuran HUT APEKSI ke-23

Band Padi Reborn Meriahkan Malam Syukuran HUT APEKSI ke-23

Grup band Padi Reborn meriahkan malam syukuran HUT APEKSI ke-23 di PSCC, Rabu (7/6/2023)-erika/palpos.id-

PALEMBANG, PALPOS.ID- Puncak acara HUT APEKSI ke-23 berlangsung meriah, Rabu (7/6) malam.

Sebanyak 60 kepala daerah anggota APEKSI hadir di malam syukuran. Hadir pula Gubernur Sumsel, H Herman Deru.

Acara juga dimeriahkan oleh band Padi. Para tamu yang hadir antusias ikut bernyanyi. Lagu, Semua Tak Sama, Harmoni, Kasih Tak Sampai dll, membius tamu yang hadir di malam syukuran HUT APEKSI.

BACA JUGA:4.000 Pencaker di Palembang Serbu Job Fair di PTC Mall...

BACA JUGA:Tingkat Kemiskinan dan Pengangguran Palembang Menurun, Segini Besarannya...

Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Dr H Bima Arya Sugiarto dalam sambutannya, mengatakan, pembangunan daerah merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang pada hakekatnya membangun manusia seutuhnya dan seluruh masyarakat Indonesia. 

“Pembangunan daerah diarahkan untuk memacu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong stabilitas, dan meningkatkan potensi daerah secara terpadu,” jelasnya.

Sementara Walikota Palembang, H Harnojoyo berterima kasih kepada para tamu perwakilan kota kota anggota APEKSi, yang sudah hadir di Palembang.

BACA JUGA:HUT APEKSI ke-23, Pemkot Palembang Jamin Keamanan Peserta

BACA JUGA:Paripurna LPJ APBD TA 2022, Ini Catatan Pandangan Umum Fraksi-fraksi di DPRD Banyuasin

"Terima kasih sudah hadir ke Palembang. Semoga kehadiran di Palembang memiliki kesan manis bagi peserta," harapnya.

Menurut Harnojoyo, Palembang sendiri sangat beruntung bisa terpilih menjadi tuan rumah HUT APEKSI. "Karena ini membawa dampak baik bagi Palembang. Khususnya bagi pelaku UMKM di Palembang," jelasnya.

Harnojoyo mengatakan, untuk  menggairahkan  kemajuan  perekonomian  baik  skala nasional  maupun  daerah, tidak  cukup hanya  mengandalkan  investasi  pemerintah saja. Tetapi juga sektor  swasta  harus semakin diberi porsi yang lebih besar untuk berinvestasi. 

BACA JUGA: Mengenal Suku Dayak di Kalimantan, Sejarah, Adat Istiadat dan Keunikannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: