Gema Karya Temukan 15 Pelanggaran Pemilu di OKU

Gema Karya Temukan 15 Pelanggaran Pemilu di OKU

Pengurus Gema Karya OKU Raya saat memberikan keterangan kepada wartawan. Foto: Eko/Palpos.id--

BATURAJA, PALPOS.ID - Gerakan Masyarakat Kawal Suara Rakyat (Gema Karya) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Raya akan memantau proses Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 yang saat ini sedang berjalan.

Gerakan ini bekerjasama dengan 23 lawyer dan para mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari tiga Kabupaten, yakni OKU Induk, OKU Timur dan OKU Selatan.

Juru Bicara (Jubir) Gema Karya OKU Raya, Syaiful mengatakan, Gema Karya hadir untuk mengawal proses Pemilu di OKU Raya.

BACA JUGA:Ade Satria Terpilih Jadi Ketua KPU OKU

BACA JUGA:Jaka dan Rahmad Terpilih Lagi Jadi Komisioner KPU OKU

Tidak hanya itu, dirinya juga mengungkapkan, bahwa akan memantau jika terjadinya kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu yang dilakukan oleh peserta Pemilu.

"Ya, Gema Karya juga akan fokus pada proses pelanggaran money politics dan penelurusan dana kampanye," beber Syaiful.

Selain bersentuhan dengan masyarakat, sambung dia, money politics juga ada metode baru dengan menggunakan E-Wallet seperti aplikasi Dana dan Pospay.

"Kami akan meminta Bawaslu untuk mengecek transferan memalui E-Wallet. Misal ada transaksi dengan jumlah Rp 150 ribu namun ditransfer dengan jumlah yang banyak ke 5 ribu orang. Itu terindikasi sudah mendapatkan satu kursi," ucap dia.

BACA JUGA:Relawan Prabowo-Gibran di Sumsel Optimis Raih Kemenangan di Pemilu 2024

BACA JUGA:Gagal Total: Eddy Santana Putra Ungkap Zonk-nya Pembangunan Sumsel dalam Lima Tahun Terakhir

Tidak main-main saat ini Gema Karya yang diketuai oleh Naning Wijaya ST itu, sudah memiliki 9.375 relawan yang tersebar di OKU Raya.

"Di OKU saja, kami sudah menemukan 15 pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh peserta Pemilu," ungkapnya.

Bahkan, sambung dia, pihaknya masih menunggu laporan dari dua kabupaten lainnya, seperti OKU Timur dan OKU Selatan terkait pelanggaran Pemilu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: