Pemkab OKU Gelar Operasi Pasar Murah

Pemkab OKU Gelar Operasi Pasar Murah

Penjabat Bupati OKU meluncurkan Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Sumsel (GPISS). Foto: Eko/Palpos.id--

BATURAJA, PALPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menggelar operasi pasar murah yang menjual berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Penjabat Bupati OKU Teddy Meilwansyah, Selasa 30 Januari 2024 mengatakan bahwa operasi pasar murah ini dilaksanakan dalam Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Sumsel (GPISS) yang digelar di 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan.

"Termasuk Kabupaten OKU yang melaksanakan GPISS hari ini di halaman Gedung Sanggar Kesenian Baturaja (SKB)," kata Teddy.

Dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk menjaga dan menekan laju inflasi di wilayah Kabupaten OKU agar terkendali sehingga memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah itu.

BACA JUGA:Warga OKU Diminta Tak Buang Sampah Sembarangan

BACA JUGA:Tahun Ini Ada Ratusan ASN di OKU Akan Pensiun

Dalam kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan dunia usaha dalam implementasi gerakan ini di lapangan. "Untuk hari ini merupakan louncingnya. Kedepannya mungkin GPISS dilaksanakan dua kali dalam sepekan," ujarnya.

Sementara, Kepala Bulog OKU, Julkhaidar Romadhon menambahkan bahwa dalam operasi pasar pihaknya menyiapkan sebanyak empat ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual seharga Rp54.000/5 kilogram.

Di operasi pasar itu juga tersedia berbagai kebutuhan pokok lainnya antara lain minyak goreng kemasan yang dijual seharga Rp13.000/Kg, tepung terigu Rp9.000/Kg, daging kerbau Rp77.000/Kg, dan telur ayam ras Rp21.000/Kg.

Hanya saja, kata dia, meskipun operasi pasar ini terbuka untuk umum, namun setiap pembelian warga dibatasi hanya dapat membeli satu paket agar semua masyarakat Kabupaten OKU kebagian jatah sembako. "Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat agar mendapat barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," ujar dia. (***)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: