Diduga Depresi, Sales Perumahan Ini Nekat Bunuh Diri

Diduga Depresi, Sales Perumahan Ini Nekat Bunuh Diri

Jenazah korban saat dibawa ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Foto: Eko/Palpos.id--

BATURAJA, PALPOS.ID - Seorang sales perumahan di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), berinisial YAP (31), ditemukan tewas gantung diri di kamarnya pada Selasa, 20 Februari 2024 malam.

Diduga, YAP mengalami depresi karena kerap menghabiskan uang untuk bermain judi slot. Bahkan dia sempat menuliskan surat wasiat sebelum mengakhiri hidupnya.

YAP sendiri diketehui bertempat di Perumahan Ad-Dzikro No. C. 08 RT 11 RW 04 Kelurahan Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU.

Menurut keterangan polisi, kasus bunuh diri itu pertama kali diketahui oleh Dwi Listari (Istri korban)  saat pulang ke rumahnya.

Kala itu, sang istri hendak pulang untuk mengambil pakaian anaknya yang sedang  dirawat di rumah sakit. Namun Ia dikagetkan saat melihat sang suami terbujur kaku dalam posisi tergantung di kamar.

Lantas dia berteriak dan meminta bantuan kepada tetangga untuk menurunkan sang suami dan melepaskan ikatan yang ada di leher korban.

BACA JUGA:Geger, Gadis Belia di OKU Ditemukan Tewas Mengenaskan

BACA JUGA:Ribut Soal Uang Sewa Pasar, Dua Warga OKU Saling Tikam

YAP (31) yang bekerja sebagai karyawan Sales Perumahan di Baturaja itu ditemukan dengan posisi tergantung kaku di dalam kamarnya. Atas kejadian tersebut, saksi langsung menghubungi pihak Polres OKU.

"Saat dievakuasi ditemukan sepucuk surat yang ditulis dengan menggunakan spidol berwarna hitam, diduga ditulis oleh korban," ungkap Kasi Humas IPTU Ibnu Holdon, Rabu, 21 Februari 2024.

Piket Polres OKU, Inafis, dan Polsek Baturaja Barat menuju TKP untuk melakukan olah TKP. Saat melakukan evakuasi, ikatan di leher korban  sudah dalam posisi terlepas.

Kemudian, pihak keluarga meminta  agar jasad korban dilakukan visum ke rumah sakit umum RSUD Baturaja. "Adapun dari hasil visum tersebut yang dilakukan oleh pihak rumah sakit RSUD Baturaja dan didapati adanya cairan sperma di kemaluannya. Pihak keluarga kemudian menyetujui dan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi," terang Holdon.

Setelah dilakukan visum, korban langsung di bawa ke rumah orang tuanya yang beralamatkan di Lr. Masjid Muslimin RT 14 rW 06 Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Baturaja Timur. "Dari pengakuan sang istri, suaminya itu diduga depresi karena terlalu sering menghabiskan uang dengan cara berjudi slot," ungkap Kasi Humas. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: