Iklan Astra Motor

Tekan Angka Terjangkit dan MD, Sumsel Jadi Target Vaksinasi Dengue

Tekan Angka Terjangkit dan MD, Sumsel Jadi Target Vaksinasi Dengue

Tekan Angka Terjangkit dan MD, Sumsel Jadi Target Vaksinasi Dengue -Foto:dokumen palpos-

Dari rekapitulasi laporan, dalam 5 tahun terakhir kasus dengue ditemukan paling banyak pada kelompok umur 15-44 tahun (42% dari total kasus) dan dalam 7 tahun terakhir kematian dengue ditemukan paling banyak pada kelompok umur 5-14 tahun (41% dari total kasus).

Berdasarkan data tersebut, anak usia sekolah menjadi kelompok rentan terkena dengue.

BACA JUGA:Banyuasin Gandeng CIFOR-ICRAF Susun Strategi Pengelolaan Gambut 30 Tahun, Targetkan Keseimbangan Pangan

BACA JUGA:Terekam CCTV, Maling Pakai Pajero Gasak 4 Ban Xpander Terparkir di Pakjo

Sebagai pemerintah provinsi, kami terus mendorong penguatan upaya pencegahan dengue secara berkelanjutan di seluruh kabupaten kota, melaui penerapan 3M Plus, edukasi masyarakat tentang kebersihan lingkungan, penguatan peran jumantik, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi seperti Ovitrap.

Namun, kami menyadari bahwa tantangan dengue yang semakin kompleks memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif.

Oleh karena itu, kolaborasi Dinas Kesehatan Kota Palembang dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dalam pelaksanaan vaksinasi dengue serta pemantauan aktif pada anak-anak usia 6-10 tahun di Palembang menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan, khususnya bagi kelompok usia yang rentan.

Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi pembelajaran dan model bagi penguatan upaya pengendalian dengue di wilayah lain di Sumatera Selatan, melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.”

Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Sumatera Selatan, dr. Ariesti Karmila, Sp.A (K)., M.Kes., menegaskan, “Dengue merupakan penyakit endemis di Indonesia yang sering kali dianggap ringan, padahal pada kondisi tertentu dapat berkembang menjadi berat dan berisiko menyebabkan kematian.

Persepsi ini masih cukup umum di masyarakat kita, sehingga upaya pencegahan menjadi sangat penting.

Pencegahan dengue perlu dilakukan secara konsisten melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) terutama dengan menerapkan 3M Plus secara konsisten.

Berbagai pendekatan yang telah berjalan, seperti Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik tetap menjadi bagian penting dari upaya pengendalian dengue.

Metode inovatif, termasuk vaksinasi, hadir sebagai pelengkap untuk memperkuat upaya-upaya tersebut sehingga pencegahan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan rantai penularan dengue dapat ditekan secara berkelanjutan.

Pemantauan aktif di Palembang menyasar 7.500 anak, di  60 Sekolah Dasar di wilayah kerja 10 Puskesmas dengan laporan kejadian tertinggi di Palembang, dengan 5.000 di antaranya mendapatkan vaksinasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: