Hari Keempat Mudik di Sumsel: 17 Kecelakaan, Kapolda Minta Pengawasan Jalur Diperketat
Hari Keempat Mudik di Sumsel: 17 Kecelakaan, Kapolda Minta Pengawasan Jalur Diperketat-Foto:dokumen palpos-
PALEMBANG, PALPOS.CO — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menyoroti data kecelakaan lalu lintas pada hari keempat pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang mencatat 17 kejadian kecelakaan di berbagai jalur mudik Sumatera Selatan.
Berdasarkan laporan harian yang dirilis jajaran Polda Sumatera Selatan pada Senin (16/3/2026), kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, tujuh orang luka berat, dan 18 orang luka ringan, dengan total kerugian material mencapai sekitar Rp579.500.000.
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa data tersebut menjadi perhatian serius seluruh jajaran kepolisian yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran.
“Setiap kejadian kecelakaan harus menjadi bahan evaluasi bersama. Saya meminta seluruh Kapolres dan satgas meningkatkan patroli di jalur rawan kecelakaan serta memastikan pengamanan jalur mudik berjalan maksimal,” tegas Kapolda Sumsel.
BACA JUGA:Utamakan Pelayanan kepada Masyarakat, Kemenkum Sumsel Terapkan Sistem WFA & WFO
Selain peningkatan patroli, Kapolda juga memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan kendaraan besar bersumbu tiga atau lebih yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik di jalur utama Sumatera Selatan.
Menurut Kapolda, kendaraan angkutan barang berskala besar harus mematuhi kebijakan pembatasan operasional yang telah ditetapkan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Kendaraan besar seperti truk bersumbu tiga harus mematuhi aturan pembatasan operasional yang berlaku.
Kebijakan ini bertujuan menjaga keselamatan pemudik serta mencegah kemacetan dan kecelakaan di jalur utama,” ujar Kapolda.
BACA JUGA:Revitalisasi Titik Nol Palembang! Tugu Air Mancur Bunga Cempako Telok Diresmikan Herman Deru.
Operasi Ketupat Musi 2026 yang dilaksanakan oleh Polda Sumatera Selatan merupakan bagian dari operasi kepolisian terpusat dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H.
Dalam laporan harian tersebut, seluruh satuan tugas operasi tercatat telah menjalankan 822 kegiatan melalui sistem Early Warning System (EWS) serta 2.972 kegiatan preemtif dan preventif di lapangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






