Dukung Program Prioritas Nasional, Polda Sumsel Perketat Pengawasan Senjata Api Personel
Dukung Program Prioritas Nasional, Polda Sumsel Perketat Pengawasan Senjata Api Personel-Foto:dokumen palpos-
PALEMBANG, PALPOS.CO – Polda Sumatera Selatan terus memperkuat kesiapan infrastruktur keamanan dalam mendukung program prioritas nasional melalui audit dan pengecekan menyeluruh terhadap senjata api dinas personel.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terintegrasi oleh jajaran Satbrimob dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) guna memastikan seluruh personel memiliki kesiapan operasional yang optimal dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Pemeriksaan intensif tersebut digelar di Mako Satbrimob Polda Sumsel pada Jumat (17/4/2026), dengan fokus pada verifikasi fisik senjata api, kelayakan penggunaan, serta validitas administrasi pemegang senjata api bagi personel.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan sistem pengawasan internal Polri dalam menjamin bahwa setiap alat utama sistem persenjataan (alutsista) berada dalam kondisi siap pakai dan digunakan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
BACA JUGA:Sabu 96,10 Gram Gagal Edar di Palembang, 2 Pengecer Diamankan
BACA JUGA:Pelaku Begal yang Sempat Viral di Palembang Tertangkap, Ini Dia Tampangnya
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung agenda pembangunan nasional dengan memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga di wilayah Sumatera Selatan.
Dalam pelaksanaan teknis, tim melakukan pengecekan terhadap 156 pucuk senjata api pendek milik Satbrimob, termasuk jenis SIG Sauer P320 dan HS-9, serta 600 pucuk senjata api bahu seperti AK-101 dan AK-102.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap gudang persenjataan Den Gegana yang mencakup perlengkapan taktis khusus, termasuk senjata presisi tinggi jenis Steyr SSG 69.
Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada kondisi fisik senjata, tetapi juga pada aspek administrasi dan psikologis personel pemegang senjata.
BACA JUGA:Sekda Palembang Aprizal Hasyim Dampingi Wamen Perdagangan RI Tinjau Pelaku UMKM di Kota Palembang
BACA JUGA:Sabu Masih Digenggam Saat Digerebek, Pengedar di 11 Ilir Palembang Tak Bisa Mengelak
Setiap anggota dipastikan telah memenuhi persyaratan kelayakan, termasuk kepemilikan izin resmi dan hasil tes psikologi, guna mencegah potensi penyalahgunaan.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melalui jajarannya menegaskan bahwa kepatuhan terhadap SOP merupakan prinsip utama dalam penggunaan kekuatan oleh personel Polri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




