Update Kasus ‘Kencing’ BBM di Musi Rawas: 11 Orang Resmi Jadi Tersangka, 1 Dibebaskan
Update Kasus ‘Kencing’ BBM di Musi Rawas: 11 Orang Resmi Jadi Tersangka, 1 Dibebaskan-Foto:dokumen palpos-
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan ketentuan Pasal 54 dan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.
Ancaman pidana maksimal yang dikenakan adalah enam tahun penjara serta denda hingga Rp60 miliar.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Resmikan Ground Breaking Jalan Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di PALI
BACA JUGA:Budiarto Marsul Nakhodai HKTI Sumsel 2026–2031: Siap Kawal Asta Cita dan Swasembada Pangan
Saat ini, seluruh tersangka telah dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Dittahti Polda Sumsel untuk menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bentuk komitmen tegas Polda Sumsel dalam menjaga distribusi energi agar tepat sasaran.
“Penegakan hukum ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir melindungi hak masyarakat. Kami tidak akan mentolerir praktik penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan negara dan masyarakat luas,” tegas Kombes Pol Nandang.
Polda Sumatera Selatan juga mengimbau masyarakat untuk terus proaktif memberikan informasi apabila menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi di wilayahnya masing-masing.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




